Tag Archives: postaweek

Traveling Bersama Bayi 101

16 Oct

Traveling ketika belum punya anak, jauh lebih simpel dibanding saat punya. Baik saat masih pacaran, ataupun saat sudah menikah tapi belum punya anak. Setiap kali ada long weekend atau hari kerja kejepit, tinggal browsing, booking, packging, and go. Tidak perlu riset panjang ataupun perencanaan yang njelimet.

Sejak punya anak, apalagi masih usia bayi, sebagai orangtua akan banyak pertimbangan setiap kali mau traveling. Haruskah traveling yang fancy atau bisa budget travel. Apakah kota/negara yang dituju baby friendly. Bagaimana dengan itinerary-nya. Peralatan apa saja yang perlu dibawa saat taveling dengan bayi, dan lain sebagainya.

The Who. Saya dan suami penganut paham keluarga adalah yang utama. Yang terpenting adalah dengan siapa kita traveling, bukan tujuannya. Asalkan dengan keluarga, mau kemanapun tujuan travelingnya tidak jadi masalah. Dalam kota, luar kota, dalam negeri, luar negeri, sama saja. ๐Ÿ™‚

The Why. Saya dan suami sama-sama percaya bahwa kita perlu traveling selagi masih bisa, walaupun bersama bayi. Karena yang butuh traveling bukan saja orangtua-nya tapi juga si bayi:1๏ธโƒฃ Agar orangtua bisa menyegarkan kembali pikiran mereka yang sudah pusing dengan rutinitas sehari-hari

2๏ธโƒฃ Agar si bayi bisa mempelajari hal baru di tempat tujuan dan belajar adaptasi di tempat yang baru

3๏ธโƒฃ Agar orangtua dan si bayi mempunyai kenang-kenangan ketika si bayi sudah besar nanti

The What. Saya dan suami tidak pernah mematok harus fancy traveling agar si bayi super nyaman atau sebaiknya budget travel saja demi penghematan. Kami pernah menggunakan traveloka, agoda, hotel quickly, bahkan airbnb. Yang terpenting adalah kenyamanan bagi si bayi. Jadi kalau bisa menginap di tempat yang menyediakan sarapan dan kolam renang, apapun bentuk penginapannya, hotel, apartemen, rumah, villa, kenapa tidak. Kalau bisa traveling dengan penerbangan lokal yang tempat duduknya lega, kenapa tidak. Dengan kendaraan umum yang tidak sempit-sempitan, selalu datang tepat waktu, bersih dan nyaman, kenapa tidak.
The Where. Tujuan traveling sudah pasti harus baby friendly. Salah satu tujuan dalam negeri yang baby friendly adalah Puncak, karena banyak tempat rekreasi keluarga di sana. Salah satu tujuan dalam negeri yang baby friendly adalah Singapura. Karena negara ini:
1๏ธโƒฃ menyediakan ruang khusus bayi, atau setidaknya tempat ganti popok hampir di semua tempat (Koala Kare)

2๏ธโƒฃ banyak ruangan khusus bayi yang menyediakan pemanas air, sangat berguna bagi orangtua yang ingin membuat susu formula ataupun makanan mpasi

3๏ธโƒฃ beberapa ruangan khusus bayi mempunyai sensor otomatis tanpa handle pintu, sangat membantu orangtua yang kesusahan membuka handle pintu

4๏ธโƒฃ trotoar yang lebar dan bisa diakses menggunakan tangga ataupun turunan/naikan, mempermudah orangtua menggunakan stroller dimana saja

5๏ธโƒฃ ada kursi khusus orangtua (baik ayah ataupun ibu) yang membawa bayi di kendaraan umum (MRT dan bus). Penumpang lainnya bahkan memberikan kursi mereka tanpa diminta jika melihat orangtua membawa bayi yang tidak kedapatan tempat duduk

The When. Salah satu tips traveling dengan bayi adalah tanpa merancang itinerary. Tentukan saja wishlist tujuan ingin kemana, dan bebaskan jadwalnya. Sebagai orangtua, kita pasti tau jadwal tidur dan makan kita. Tapi ketika traveling, semua jadwal rutin bisa berubah, si bayilah yang menentukan. Ketika si bayi ingin makan, orangtua makan. Ketika si bayi ingin tidur, menepilah ke tempat yang agak sepi. Dengan begitu, si bayi tidak akan rewel, dan orangtuapun masih dapat traveling dengan nyaman.

The How. Nah ini yang agak tricky, karena benar-benar bergantung dengan gaya parenting orangtua. Apakah idealis bertahan tetap mau seperti saat di rumah dengan bawa-bawa food processor, atau pilih yang praktis karena sedang liburan dengan makan makanan dewasa/instan. Apakah rela gotong-gotong stroller, atau pilih yang ringan menggunakan hip-seat carrier. Saat anak berumur kurang dari 1 tahun, saya dan suami pilih yang ribet dengan segala peralatan traveling untuk bayi. Setelah bayi kami lebih dari 1 tahun, saya dan suami pilih light traveling agar lebih praktis. Say bye to food processor dan stroller. ๐Ÿ˜‚

Light Traveling using Hipseat Carrier

Tulisan ini sudah dipublish oleh Babyologist, media informasi seputar kehamilan, bayi, dan peranting journey di Indonesia. Klik disini untuk membaca โค๏ธ

Advertisements

Perawatan Anti Stretchmark pada Ibu Hamil

10 Oct

Saat itu, usia kehamilan saya sekitar 3 bulan. Seorang teman kantor menanyakan perkembangan kehamilan saya, masih muntah setiap pagi sehabis sarapan atau tidak, dan ngalor ngidul lainnya. Kemudian si teman bertanya, โ€œKamu pake anti stretchmark apa?โ€. Saya sudah sering bertukar kabar mengenai muntah, supplemen dokter, susu hamil dengan teman-teman lainnya. Tapi pembahasan mengenai anti stretchmark, itu yang pertama. Yang tentunya saya jawab dengan polosnya, โ€œBelum pake. Perlu ya?โ€.

Perawatan anti stretchmark adalah salah satu perawatan tubuh wajib bagi ibu-ibu yang sedang hamil. Sebagian dari kita memiliki gen yang akan ada bekas seperti kulit jeruk kering setelah melahirkan, sebagian lagi tidak. Salah satu indikasi kita diwarisi gen stretchmark bisa dilihat dari ibu kita, atau saudara perempuan kita jika ada, yang sudah lebih dulu mengalami proses melahirkan daripada kita. Apakah kulit mereka menjadi berwarna lebih keruh/kehitaman dan lebih kasar pada area-area tertentu.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Mencegah stretchmark lebih baik daripada mengobati stretchmark. Karena itu, jika sepertinya kita tidak diwarisi dengan gen stretchmark, ada baiknya kita tetap merawat kulit kita dengan perawatan anti stretchmark, daripada menyesal kemudian :). Ada banyak yang ibu-ibu hamil bisa lakukan untuk mencegah terjadinya stretchmark. Pertama, menggunakan minyak zaitun, alias olive oil. Atau kedua, menggunakan cream anti stretchmark.

Caranya mudah saja, dengan mengusapkan minyak zaitun atau cream anti stretchmark pada bagian-bagian tubuh yang akan melar (hiks) selama proses kehamilan, seperti perut, pinggang, pinggul, pantat, dan paha. Dua kali sehari, setelah mandi. Atau satu kali sehari, sebelum tidur. Perbedaannya, minyak zaitun akan membuat badan kita terasa berminyak. Sedangkan cream anti stretchmark biasanya akan terasa lebih adem saat dipakai di kulit.

Saya tidak mencoba perawatan dengan minyak zaitun. Karena alasan kepraktisan, saya melakukan perawatan menggunakan anti stretchmark cream saja. Pertama kali coba, saya pilih Mothercare Anti Stretchmark Cream. Saya pakai sekali sehari saja, setelah mandi malam yang notabene saat sebelum tidur. Ketika dipakai terasa kesat di kulit dan suami saya tidak suka dengan aromanya. Hanya bertahan 1 bulan, setelah itu saya memutuskan untuk ganti.

Picture Source

Krim kedua yang saya coba tidak spesifik krim untuk mencegah stretchmark, karena concern dengan penggunaan bahan kimia pada anti stretchmark cream lainnya. Saya kemudian memilih krim yang bahannya lebih natural, bisa melembabkan kulit, tidak membuat kulit kering, sehingga tidak akan meninggalkan jejak setelah kulit tidak melar lagi. Pilihan saya jatuh pada Body Shop Shea Body Butter. Karena bisa melembapkan kulit yang super kering dan tidak terasa kesat saat dipakai di kulit. Tapi ternyata suami saya juga tidak suka dengan aromanya, dan hanya bertahan 1 bulan juga.


Picture Source

Pilihan ketiga jatuh pada Body Shop Mango Body Butter. Bisa melembabkan kulit, tidak membuat kulit kering, aromanya wangi disukai suami saya (super penting), dan tidak terasa kesat di kulit saat dipakai. Rutin saya pakai sampai dengan 40 minggu kehamilan saya. Dan masih saya pakai sampai sekarang saat baby saya sudah berumur 18 bulan.


Picture Source

Apakah benar anti stretchmark cream bisa mencegah stretchmark? Sejujurnya, tetap ada stretchmark pada perut saya setelah melahirkan. Tapi tidak banyak, dan tidak ada stretchmark di area kulit lainnya. Dan karena saya rutin pakai, stretchmarknya sudah hilang sebulan setelah melahirkan. Mungkin stretchmark memang tanda normal bagi ibu-ibu yang melahirkan. Semacam penanda bahwa hei, kita sudah punya anak, sudah sewajarnya jika ada perubahan pada tubuh kita. Tapi tidak ada salahnya merawat diri dengan mencegah terjadinya stretchmark yang lebih banyak lagi.

Bagaimana dengan pengalaman stretchmark ibu-ibu? ๐Ÿ™‚

Postingan ini dipublish di The Babyologist, motherhood website untuk berbagi pengalaman Ibu dan Anak (klik disini untuk membaca)

Happy 29th Birthday, Dear Husband!

16 Sep

It was husband’s 2nd birthday with Baby O around, but just like last year (click here to read more), Baby O was soundly asleep when I gave surprise to husband. With the help of my sister and my mom to bought the birthday cake and wrap the birthday presents, happy 29th birthday, dearest husband! ๐Ÿ˜˜โค๏ธโค๏ธ


Has converted from loyal Holland Bakery customer to Dapur Cokelat’s since 2011, and converted again to The Harvest’s since 2014


It was a surely hectic day at the office for husband and I, we ended up really tired when going back home. Husband did not even want to open his eyes when he blew the candles. We went straight to bed after that, no taking pictures, no cutting cake ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Husband opened the presents from me and Baby O the night after. The cake still had not been sliced, because we were waiting until we had family picture with the birthday cake ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…

1st Present: Hm, it’s just like the other presents you gave to your big family

2nd Present: Meh! Same like 3 years ago present

3rd Present: Hahaha okaaayy ๐Ÿ™‚

4th Present: Yeaaayy! โค๏ธ

Happy birthday, dearest husband ๐ŸŽ‰๐ŸŽ‚๐ŸŽ I may not be the perfect wife, I may not be the perfect mother, but hopefully I am imperfectly the best for you and Baby O. May you have a long healthy life so we could always be together in merry and sorrow, aamiin ๐Ÿ™๐Ÿป. Love you always, dearest husband ๐Ÿ˜˜

We finally had the chance to take proper family photo for husband’s birthday picture on the evening of this saturday. Yeay! ๐Ÿ‘ช

Holiday in Puncak: Taman Bunga Nusantara

10 Jul

Taman Bunga Nusantara is also a good place for family holiday destination in Puncak, West Sumatra, Indonesia. It is like a huge amusement park but with flowers as attraction. Not only it has flowers, but also:

1๏ธโƒฃ Peacock Plant-Statue


The welcome plant-statue for visitors who enter the entrance. Can you the peacock’s tail beautifully design from flowers on the ground? ๐Ÿ™‚

2๏ธโƒฃ Water Garden


It is called Water Garden because there is a pond and swimming gooslings on the pond.

3๏ธโƒฃ Maze Garden


The maze is made of from plant. It is too big that we decided not to come into the maze, remembering we came with Baby O (no stroller and no carrier) and Baby O’s grandparents. So we just see the beautiful maze from the control tower. ๐Ÿ˜€

4๏ธโƒฃ Musical Fountain


This is not just ordinary fountain. This is a water-dancing fountain along with the musical music that play along in the area. Baby O had so much fun in here ๐Ÿ™‚

5๏ธโƒฃ Rose Garden


Can you see the arches? They make up the rose garden beautifully. I bet many couples took pre-wedding photos here. ๐Ÿ™‚

6๏ธโƒฃ Play Park

โ€‹โ€‹
Baby O’s first time experience riding a horse, unfortunately still accompanied by me. Because husband is afraid of horse ๐Ÿ˜… And Baby O liked it very much. He always rewatch the video of him riding the horse at home every night before bed ๐Ÿ˜‚

7๏ธโƒฃ And many more ๐Ÿ’š๐Ÿ’š๐Ÿ’š

If we google “Taman Bunga Nusantara” or open its official website (click here), the pictures are far more beautiful than pictures in this blog. The park is indeed beautiful, but somehow it is hard to take beautiful pictures there with using selfie stick. Perhaps we might need to use drone so we can capture the beauty from above. ๐Ÿ™‚

Oh, and it was crowded when we went there on eid fitr holiday this year. We thought it was because of the eid fitr holiday, turned out we went there at the exact same time and date with Mr. President and his family (Mrs. First Lady and Ms. First Daughter) visit. No wonder it was too crowded. Can you count how many guards that came along with him? ๐Ÿ˜‚

Holiday in Puncak: The Ranch Puncak

3 Jul

The Ranch Puncak in Mega mendung area, newest favorite place in puncak. It was just newly launched during eid fitr holiday this year. Visitors need to pay entrance fee, but we get free milk in return, or could be treated as food & drink coupon. Yeay! ๐Ÿ˜†


The Ranch Mega Mendung is a combination of restaurant and playground. The restaurant offers tasty Taste of Bandung food, yummy ๐Ÿ˜‹. While the playground in The Ranch Mega Mendung is rather a family playground than just kid playground because there are so many attractions that could be done as a family. Or at least parents and their kids. Such as:

1๏ธโƒฃ Horse riding


Only those who are 90cm tall may ride it, so Baby O was still not allowed to. Kids who are still afraid to ride alone can be accompanied by adult from below.

2๏ธโƒฃ Feeding the calves

Which Baby O was afraid of. It was his first time experience seeing any calves, let alone feeding them. ๐Ÿ˜€

3๏ธโƒฃ Feeding the rabbits in front of their holes


Which Baby O was still a little afraid too, eventhough he greeted the rabbits cheerly from afar. Let mommy works on this another time

4๏ธโƒฃ Feeding baby lambs on the field

Photo taken by Haikal Mahfuz Rize with iPhone 5s only


Unfortunately, it was Baby O’s breastfeeding time and we had been there for too long. So we didn’t check whether Baby O brave enough to fed the baby lambs or not

5๏ธโƒฃ And many other kid-friendly attractions ๐Ÿ™‚

There are also many attractive spots to take pictures to. It is totally a holiday destination for family ๐Ÿ‘ถ๐Ÿป๐Ÿด๐Ÿฎ๐Ÿฐ๐Ÿ‘โ›ฐ

Happy Eid Fitr 1438H

27 Jun

Baby O’s 2nd Eid Fitr


Pras & Ori & Nadia apologize for any spoken and unspoken words, any wrongdoings. Hurting or not hurting, we never meant any harms. Hopefully all of us can still meet ramadhan and syawal next year the years after, aamin ๐Ÿ™๐Ÿป

Baby O’s 2nd Eid Fitr with the Family


Happy Eid al-Fitr ๐Ÿ™๐Ÿป. We wish you all blessings and happiness. Apologize for any unintended mistakes, never meant to do any harm. Have a safe trip home, and happy holiday ๐Ÿ˜Ž

Holiday in Singapore: Kill the Time in Changi Airport

29 May

Whenever going to an airport, some people choose to arrive near the departure time. Probably because they already web checked in their seat from home. Some other choose to arrive at least 2 hours before departure time, eventhough they already web checked in from home. Probably because they are afraid of sudden change in flight schedule and makes them late or left behind.

But Changi Airport is not just any airport. It is one the best airport in the world. And as a connecting airport of many flights from and to Asia Pacific, it has many attractions to entertain passengers while waiting for their next flight. On our back home to Indonesia, we purposedly arrive 4 hours before the departure time to be able to visit the attraction sites in Changi Airport. ๐Ÿ˜€

Here is the few list of many attractions that we visited in Changi:

Terminal 1: Cactus Garden

It is a rooftop garden with many kinds of cactus planted alive. We love it so much to be here, because it is rooftop garden (no explanation needed, ahem) with airplane runaway as background (so cool). We never imagined Singapore as a green country, especially its airport. Hats down ๐Ÿ‘๐Ÿป

Terminal 2: Koi Pond

For some people, looking at swimming koi fish can give some calm feeling. It is a beautiful view to see the fish swimming around. The fish are big and not afraid of humans. In this pond, kids may feed the fish at the feeding time. 

Terminal 3: Butterfly Garden

This place is more beautiful than the cactus garden ๐Ÿ˜. Not only alive plants that we can see here, but also the alive butterflies that fly all over the places. As a big city kid, this is where Baby O saw real life butterflies for the first time ๐Ÿ™ˆ. 

Terminal 3: Birds in Flight

It is a contemporary art of a flock of bird as symbol for traveling. The art which seen as beautiful for some people, and just cool for other people. ๐Ÿ™‚

Baby O with The helpful stroller that can be freely rented inside any terminal in the airport. There was also free rented wheelchair for those in need


There are so many attractive attractions in Changi Airport. If we happen to be strandred here for several hours, no need to worry. Make a lemonade out of it ๐Ÿ™‚