Archive | info RSS feed for this section

[Review] Susu Cair Dipasteurisasi Hometown

9 Aug

Dari zaman SD dulu, kita semua diajarin tentang asupan gizi yang harus dipenuhi setiap harinya. Seiring dengan bertambahnya usia dan menjamurnya aliran diet kekinian, mungkin banyak yang lupa kalau dalam sehari, kita harus makan 4 sehat 5 sempurna, karbohidrat protein sayur buah susu. Bukan cuma sampai usia pertumbuhan, tapi sampai kakek nenek.

Waktu masih bayi, mama memberikan saya ASI selama 9 bulan. Setelah itu, saya harus puas hanya minum susu formula, mengalah dengan adik saya yang masih dalam kandungan. Sampai dengan kuliah, saya masih minum susu bubuk. Setelah bekerja, barulah saya minum susu cair UHT, yang lebih praktis. Tinggal minum, gak perlu ribet.

Selidik punya selidik, susu cair ternyata lebih bagus kualitasnya dibanding susu bubuk. Karena susu cair lebih mendekati bentuk aslinya (hasil diperah dari sapi). Semakin banyak diproses, semakin beda dari bentuk aslinya, semakin turun kualitas suatu makanan/minuman, termasuk susu. Karena itu saya tidak mau lagi minum susu bubuk. Bahkan ketika hamil, saya minumnya susu hamil yang cair. πŸ˜€

Susu cair segar

⬇️

Susu cair dipasteurisasi

⬇️

Susu cair UHT

⬇️

Susu bubuk

Walaupun saat ini sudah bekerja, menikah, melahirkan, dan punya anak, saya percaya bahwa ibu-ibu muda seperti sayapun harus minum susu setiap hari. Justru karena sudah melahirkan dan punya anak, kita butuh kalsium dari susu. Karena kalsium di tubuh kita sudah disedot anak ketika hamil dulu. Gak mau kan kita kena osteoporosis, sementara suami kita masih segar bugar nantinya? πŸ™‚

Justru karena sudah punya anak dan masih menyusui, kita butuh nutrisi yang lengkap dari susu. Agar kita dapat memberikan ASI dengan kualitas terbaik kepada anak.

Maret 2017: Pertama coba susu Hometown

Sejak anak saya berumur 11 bulan, saya beralih dari susu cair UHT coklat jadi minum susu cair dipasteurisasi merek Hometown yang lagi happening itu. Pertama kali coba, langsung suka sama rasa susunya yang plain tapi bisa enak banget, padahal saya paling gak suka sama susu putih kecuali yang merek beruang.

Agustus 2017: Tas menyusui udah ganti, susu yang diminum masih Hometown

Ternyata, ternyata susu Hometown gak ada tambahan bahan lain, alias 100% susu sapi segar, artinya gak ada tambahan gula, gak ada tambahan air, gak ada pengawet juga. Makanya susu Hometown bisa segar banget, hanya tahan 10 hari sejak diproduksi, dan hanya tahan 4 hari sejak kemasan dibuka.

Susu Cair Dipasteurisasi Hometown

Gak kenal, gak mungkin bisa sayang. Gak pernah coba, gak mungkin bisa tau gimana enaknya rasa susu Hometown. Kalau kamu nemuin susu Hometown di supermarket terdekat, cobain deh. Dijamin suka sama rasanya dan pengen minumin terus.

Selamat mencoba ibu menyusui. Karena kita dan anak kita, berhak mendapatkan nutrisi terbaik πŸ™‚

Membeli Barang Cacat [02]: Jam Tangan

13 Apr

Ini pengalaman kedua saya berurusan dengan tukar-menukar barang cacat yang sudah dibeli. Pengalaman pertama di tahun 2010 ketika membeli buku cacat cetak dari Bentang Pustaka (baca selengkapnya di sini).

Kali ini, saya membeli 4 buah jam tangan untuk kado ulang tahun sepupu-sepupu saya (read here for the lovely cousins) dari online shop ternama di Indonesia, Zalora. Cacatnya adalah semua jam tangan saya terima dalam keadaan tidak berfungsi (alias mati total). Bahkan salah satu jam tangan, jarum pendeknya lepas. 

Part of it is my fault, karena terlalu percaya dengan online shop sehingga dengan gagah berani membeli barang elektronik secara online, dan tanpa mengecek terlebih dulu ketika kiriman barang sampai di tangan. Harap maklum, sudah beberapa kali saya membeli barang dari online shop, baik barang elektronik ataupun non-elektronik, dan tidak pernah ada masalah selama ini. πŸ˜€

Akhirnya setelah menghubungi customer service Zalora dan diberitahu bahwa prosedur pelaporan barang cacat adalah melalui email, maka saya kirimkan email keluhan ke email customer service Zalora. Yang langsung ditanggapi dan dikonfimasi 2×24 jam kemudian bahwa 2 buah jam tangan yang sudah saya beli akan diganti dengan yang baru (yang sudah dijamin berfungsi dengan baik), dan 2 buah jam tangan yang lain akan di-refund biayanya karena stock barangnya sudah habis. Seperti email di bawah ini:

Kalau dari pengalaman sebelumnya saya dapat buku gratis sebagai permintaan maaf, pengalaman kali ini saya dapat voucher belanja di Zalora senilai 100rb. Not bad lah. πŸ˜€

To be noted: Kita baru akan mendapatkan barang pengganti setelah barang yang cacat diambil kembali oleh pihak online shop.

Tapi berhubung saya kapok membeli jam tangan secara online, alhasil saya belikan kado lain untuk 2 sepupu saya tercinta. Yaitu tas dari online shop tetangga, Blibli. Jadi voucher 100rb nya masih utuh belum saya gunakan. Enaknya beli apa ya? Hihi πŸ˜‰

 

Whatsapp, Dude

25 Oct

I know that some of us usually greet our friends with casual greeting, β€œWhat’s up, Dude?”. The name of the mobile messaging application is perhaps inspired by that. But believe me, writing down the application name not as it is, but as Whatsup or Wazzap or the like, is never cool, Dude.

According to its website,

WhatsApp Messenger is a cross-platform mobile messaging app which allows you to exchange messages without having to pay for SMS.

The cross-platform point is the reason why I use this application in my Nokia E60 in the first place. I remember how I used to resent so much to Blackberry Messenger, all apologies go to my friends never tired to ask me to buy a Blackberry.

Why do we buy Blackberry if it isn’t classified as smartphone? The phone itself is never smart enough, no good camera, no unique applications. All smartphones nowadays already provide push mail system, if we can afford the phone bill.

If the only reason we buy Blackberry is because of its messenger, hey? Unless what we want is a small scoop pretentiously exclusive group of chat, then there’s no reason of using it. Be exclusive and missed out all of our friends out there who choose to use iPhone, Android, Symbian and other phones.

With Blackberry messenger, we need to ask for someone’s Blackberry PIN number in order to be connected with them. With Whatsapp, we only need to record their phone number. What if the internet connection got sucked up? If we only have their Blackberry PIN number, without knowing their mobile number, we’re fucked up. But if we have their mobile number, we can send them SMS or phone them. But why record so many if we can only record one and get many?

Unless it’s cordially by our company to use it and they are willingly pay for it (both the device and the phone bill), so why stick with Blackberry? Tell me.

*
Under my permit, this post has been edited and published in DVRG Magazine by Inandira, one of its founding mother.

Taukah Kamu Bandara Internasional Pertama di Indonesia?

21 Sep

Tanya salah satu program acara TV Indonesia. Pada potongan cuplikan acara tersebut, artis yang ditanyai menjawab dengan, “Halim Perdana Kusuma”. Tet tot. Kalau menertawai artis tersebut dengan menjawab, “Yang benar itu Cengkareng (baca: Soekarno Hatta) lah”, atau semacamnya, tet tot. Kamu juga salah.

Jawaban yang benar adalah Bandar Udara Kemayoran. Eh Kemayoran? Ya, bukan salah ketik. Ke-ma-yo-ran. Daerah di Jakarta Pusat yg diambil dari asal kata major, ejaan lama untuk mayor. General – Major – Luitenant. Jendral – Mayor – Letnan. Get it? Harap maklum.

Jika kamu bukan warga Jakarta atau kakek nenek kamu tidak tinggal di Jakarta, adalah maklum kalau kamu tidak tau mengenai Bandara Kemayoran yang sudah tidak berfungsi ini lagi. Walaupun bandara ini sempat terkenal di tahun 1960-an karena pernah disebutkan dalam Komik Tintin, Penerbangan 714 ke Sydney. Ayo jangan malu angkat tangan kalau kamu sudah lahir saat itu. πŸ˜‰

Image Source

Saat ini Kemayoran dikenal sebagai lokasi Pekan Raya Jakarta. Ataupun pusat perumahan vertikal (baca: apartemen) untuk kalangan kelas menengah di pusat Jakarta.

Apakah kamu tau asal usul nama daerah Kebayoran? πŸ™‚

tutorial penambahan tautan pada postingan

18 Dec

Percaya deh, saya bukan tipe penulis tutorial di blog. Pernah suatu kali saya ingin memberikan tutorial (sekedar ide) untuk mensinkronisasi daftar kontak di handphone dengan menggunakan Google Sync (baca disini), eh malah jadi cerita ngalor ngidul pengalaman saya kehilangan daftar kontak. Istilahnya, ga bakat deh. Berbeda dengan teman saya yang isi blognya memang penuh dengan tutorial, kadang sangat membantu, kadang ajaib.

Bagi kamu yang sudah ngeblog lama, mungkin judul postingan saya kali ini terdengar konyol. Tapi, ternyata masih banyak blog yang belum mempraktekkannya. Sang blogger bukannya menautkan kata yang dimaksud dengan tautan yang diingin dituju menambahkan link pada kata yang dimaksud tapi malah menuliskan mentah-mentah tautan (baca: link) yang dimaksud. Seperti gambar di bawah ini:

Sumber Gambar: SCO

*

Jika kamu bersikeras untuk tidak melakukan penautan, maka kamu sebenarnya tidak memikirkan pembaca tulisan kamu. Tapi jika kamu melakukannya karena tidak tau bagaimana cara melakukannya, ini langkah-langkahnya:

1. Ketik kata yang dimaksud.

2. Block kata yang ingin ditautkan, pilih insert/add link pada dashboard penulisan.

Contoh gambar adalah pada blog wordpress. Jika kamu menggunakan blog dengan platform lain, silahkan cari icon yang sama pada dashboard penulisan blog kamu.

Jangan lupa memblock kata. Jika tidak diblock, icon insert/add link tidak akan aktif (seperti pada gambar di langkah 1)

3. Ketik alamat referensi yang ingin dituju. Judul tautan dapat dikosongkan saja. Centang pilihan jika ingin alamat referensi yang akan dituju terbuka di jendela baru (baca: new window) pada browser, atau kosongkan agar terbuka pada halaman baru (baca: new tab).

Jika sudah selesai, pilih Save Link.

5. Penautan selesai.

Jika pembaca memilih kata yang sudah ditautkan (pada gambar diatas: link), maka akan keluar halaman/jendela baru pada browser sesuai dengan alamat yang sudah direferensikan.

*

CARA LAIN melakukan penautan:

1. Ketik kata yang dimaksud.

Perhatikan icon pada dashboard penulisan saat Visual aktif.

2. Ubah body of message dari Visual ke HTML.

Setelah diubah, icon pada dashboard penulisan saat HTML aktif ikut berubah.

3. Tambahkan <a href=””> sebelum kata yang ingin ditautkan, dan </a> setelah kata yang ingin ditautkan.

4. Ketik alamat referensi yang ingin dituju diantara dua tanda kutip.

5. Ubah kembali body of message menjadi Visual. Penautan selesai. Berikut adalah gambar yang akan muncul.

*

Semoga membantu πŸ™‚

Bagaimana dengan yang kamu lakukan? Apakah kamu tau cara lain yang lebih cepat?

p.s.: terimakasih buat teman saya yang sudah memberikan ide tulisan πŸ˜‰

Kisah Sukses Bersama Sangobion

27 Sep

Percaya deh, ini bukan postingan berbayar. Postingan ini dibuat atas dasar kepuasan pelanggan terhadap produk yang digunakan. Sudah sering kita mengumpat produsen saat apa yang kita dapat tidak sesuai dengan janji-janji manis mereka. Berarti tidak ada salahnya kan kita berterimakasih jika kita puas menggunakan produk mereka?

Kisah sukses ini berlangsung selama bulan ramadhan kemarin. Sudah beberapa kali saya ceritakan (untuk membaca cerita terakhir klik disini), bahwa haemoglobin darah saya turun naik seperti remaja labil, tidak stabil. Dan sayangnya, saya bukan tipe orang yang senang minum vitamin ataupun zat penambah darah.

Tapi saat ramadhan kemarin, terpaksa saya asupi dengan Sangobion. Karena terakhir kali cek darah beberapa hari sebelum puasa pertama (klik disini), haemoglobin saya hanya 10.4. Itu kadar oksigen terendah dalam darah saya yang pernah tercatat dalam sejarah *halah*.

Masih ingat betapa lemas dan pucatnya saya saat puasa tahun lalu karena kekurangan gizi tersebut (kalau menurut istilah ibu saya). Bahkan saat tidak puasa pun saya sering pusing karena terlalu sering begadang. Tapi.. saat puasa kemarin, saya tidak mengalangi hambatan yang berarti. Tanpa lemas, pusing, bahkan lapar yang berlebihan (kalau yang ini jujur saya bingung kenapa). Padahal begadang jalan terus, bahkan saya baru tidur setelah adzan subuh.

Sekarang ramadhan sudah berakhir dan saya sedang puasa syawal, sayangnya tanpa bantuan sangobion. Terpaksa saya putuskan hubungan karena saya tidak mau ketergantungan, walaupun saya tau tidak ada zat adiktifnya. Hari ini puasa syawal kedua setelah sebelumnya puasa ganti 7 hari dan saya sedikit merasa pusing. Nah loh.

Membeli Barang Cacat: Buku

24 Sep

Pernahkah kamu membeli buku yang terdapat kesalahan cetak didalamnya, seperti halaman yang terbalik atau bahkan hilang?

Saya baru saja mengalaminya pada buku The Naked Traveler 1 (TNT1) karya Trinity yang baru saya beli. Kesal karena saya jadi tidak membisa 3 bab (yang berarti 3 cerita), akhirnya saya mencari tau apa yang bisa saya lakukan dengan buku catat cetak ini. Googling sana-sini, ternyata kita bisa mengklaim buku cacat tersebut ke penerbit, asiiik. Agar lebih pasti, akhirnya saya mengontak Mbak T via twitter:

Setelah yakin dengan langkah yang harus diambil, akhirnya saya mengontak penerbit TNT1 yaitu Bentang Pustaka via email. Akhirnya email saya dibalas dengan:

“Silakan Anda kirim buku cacat tersebut ke PT. Bentang Pustaka*) d/a seperti yang tertera pada buku, disertai alamat lengkap, nomor telepon, dan catatan kerusakannya. Kami akan ganti buku tersebut dengan yang baru.”

Kemudian saya kirim email balasan untuk memberitahukan kerusakan pada buku, serta mencatatkannya kembali pada selembar kertas yang dikirimkan bersama dengan buku cacat tersebut ke penerbit. Saya kirim buku melalui pos pada hari Jumat, buku sampai di penerbit hari Senin, hari Selasa penerbit mengirimkannya kembali pada dan… wuss hari Kamis, tidak sampai seminggu, novel TNT1 yang baru tanpa cacat sudah ada di tangan saya. Proses yang sangat kilat πŸ™‚

Saya berterimakasih kepada Benteng Pustaka yang sudah memberikan respon sangat cepat baik melalui email maupun saat pengiriman buku yang baru kepada saya. Terimakasih juga karena saya dapat bonus buku, seperti yang dijanjikan Mbak T:

Kiriman balasan dari Bentang Pustaka:
Buku TNT1 yang baru
Bonus Buku karya Nonadita
dan Surat Permintaan Maaf karena kesalahan cetak yang saya temui pada buku pertama πŸ™‚

Kejadian lucu justru terjadi di kantor pos, karena saya ditanyai berapa harga bukunya, Rp30ribu karena saat membeli dapat diskon 30% dari Rumah Buku**), yeiy! Dan… ongkos kirimnya Rp16ribu hahaha! Lebih sedikit dari setengah harga buku. Kalau mau dihitung-hitung, jatuhnya justru lebih mahal Rp7ribu dari harga normal. Tapi gapapa deh, kan dapat bonus 1 buku hehe.

Jadi, buat kamu misalkan terkena musibah membeli buku cacat cetak, jangan bersedih. Karena buku tersebut bisa ditukarkan dengan buku yang baru ke dan prosesnya tidak butuh waktu yang banyak πŸ™‚ Tapi kalau boleh milih, saya sih mending dapat buku yang tidak catat deh :p

*)PT BENTANG PUSTAKA
Jl. Pandega Padma No. 19
Yogyakarta 55284 Indonesia
Phone 62-274-517373
Fax 62-274-541441
email bentangpustaka@yahoo.com
www.mizan.com
www.klub-sastra-bentang.blogspot.com

**)Rumah Buku
Jl. Supratman No. 96 Bandung
Phone 62-22-7233257