Macet Jakarta

24 Nov

Saya janji tidak akan ikutan bicara politik.

Walaupun tidak mengerti mengenai mobil, sedikit banyak saya ikut terkena dampak macetnya jalanan Jakarta. Tinggal di Jakarta sejak pertengahan tahun 2011, saya meyakini bahwa salah satu penyebab macet Jakarta adalah akibat dari tidak seimbangnya peningkatan jumlah kendaraan pribadi dengan pertumbuhan panjang jalan.

Saya masih ingat banyaknya mobil murah yang dijual sejak Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013. Padahal, banyak mobil yang dijual dengan harga murah akan meningkatkan daya beli warga Jakarta terhadap mobil. Yakinlah, Jakarta akan bertambah macet. Bagaimana tidak, ketika harga mobil baru masih sekitar 200 juta saja Jakarta sudah sangat macet, apalagi kalau harga mobil baru hanya sekitar 100 juta?

IMG_2128.JPG
Sumber Gambar

Perlu diingat, salah satu faktor kenapa warga Jakarta sangat suka dengan kendaraan pribadi adalah kurangnya rasa aman dan nyaman ketika naik kendaraan umum. Menurut survei dari Thomaon Reuters Foundation, Jakarta termasuk dalam 5 besar kota dengan transportasi umum paling tidak aman di dunia (baca lengkap di sini).

Alasan lainnya adalah karena banyaknya warga yang hanya beraktifitas pagi sampai sore hari di Jakarta, tapi malam hari tidur di Jakarta Raya, alias warga komuter. Faktor jauh dan lamanya perjalanan dari rumah menuju kantor, membuat mereka lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Cepat dan aman.

Patut diacungi jempol bahwa pemerintah Indonesia akhirnya memikirkan perbaikan transportasi umum, dari segi keamanan dan kenyamanan. Dengan harapan, warga yang saat ini menggunakan kendaraan pribadi akan beralih ke transportasi umum di kemudian hari. Ketika pembangunan MRT sudah selesai misalnya.

Patut diacungi jempol juga bahwa pemerintah Indonesia akan melarang beredarnya mobil berumur lebih dari 10 tahun beredar di Jakarta. Selain mengurangi jumlah impor mobil tua/bekas dari negara lain, kebijakan ini juga akan sedikit memperbaiki kualitas udara Jakarta. Polutan yang dihasilkan mobil tua jauh lebih banyak dari mobil baru.

Apakah kebijakan naiknya harga BBM sejak 18 November kemarin juga pemerintah Indonesia anggap sebagai salah satu solusi untuk mengurangi macet di Jakarta? Semoga saja.

One Response to “Macet Jakarta”

  1. Tedy December 7, 2014 at 8:11 pm #

    tidak. karena naiknya BBM diikuti naik transportasi publik. justru orang bakal beramai2 naik kendaraan pribadi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: