Lagu Persembahan Untuk Tim Nasional

30 Dec

Menyambung tulisan saya sebelumnya, ternyata kita masih belum bisa membawa pulang Piala AFF. Kalau mau lihat sisi positifnya, pecinta bola di Indonesia semakin bisa mendesak Nurdin Halid untuk mundur dari jabatannya. Walaupun saya yakin beliau tidak akan mau meletakkan jabatannya begitu saja. Muka badak, kulit setebal kulit gajah.

Tanggapan suporter bola di Indonesia pasca kekalahan timnas berbeda-beda. Ada yang bangga melihat permainan timnas di final leg kedua. Ada yang sedih karena piala yang sepertinya sudah dalam genggaman itu terlepas dari tangan. Ada yang masih belum bisa menerima kekalahan dengan mencari-cari kambing hitam penyebab timnas kalah.

Ada juga yang menyatakan, “kalah menang bukan yang utama, it’s just a game. Yang penting timnas sudah menunjukkan kemajuan dan timnas yang saat ini dirasa mampu untuk lebih berprestasi di masa depan. Kalau bukan positive thinking namanya, sepertinya menghibur diri lebih tepat.

*
Berapa banyak dari kamu yang hafal lagu Garuda di Dadaku?

Lagu kebangsaan milik suporter Indonesia itu sebenarnya sudah lama dinyanyikan di setiap pertandingan timnas. Hanya saja, lagu tersebut di-remake oleh band Netral sebagai soundtrack film berjudul sama dengan judul lagunya, Garuda di Dadaku, dengan penambahan beberapa baris lirik.

Berapa banyak dari kamu yang tau lagu persembahan band Weezer, Represent, untuk United States National Football Team selama World Cup 2010 kemarin?

Yuk kita bandingkan keduanya.

WEEZER
Represent

NETRAL
Garuda di Dadaku

I’m sick and tired of everybody trying to tell me what to do
If I’m in need of your advice then surely I would come to you
I didn’t get in this position just by happenstance
I work my bones beyond my limit just to have half a chance

Ayo putra bangsa
Harumkan negeri ini
Jadikan kita bangga
Indonesia

It matters how you play the game
It matters that you can take the pain
You don’t want to lie, steal, or cheat your way to the top
It matters what your people think
You represent your family
But that’s just one more reason to see
That it matters
Whether you win or lose

Jayalah negaraku
Tanah air tercinta
Indonesia raya

Why don’t we see who is the wizard and play some one on one
I think you’ll find me sympathetic to ya when I’ve won
It’s seems you’ve got the bone to beat me
If beef was all it takes
But I’ve got skills to pay the bills and punish each of your mistakes

Garuda di dadaku
Garuda kebanggaanku
Ku yakin hari ini pasti menang
Kobarkan semangatmu
Tunjukkan keinginanmu

One hundred years from now
They’ll look back on this day
Where are you going to be
And what are they going to say
I see my name in lights
The people call my name
It’s all up to you
Will you find your way?

Garuda di dadaku
Garuda kebanggaanku
Ku yakin hari ini pasti menang
Kobarkan semangatmu
Tunjukkan keinginanmu
Ku yakin hari ini pasti menang

It matters how you play the game
It matters that you can take the pain
You don’t want to lie, steal, or cheat your way to the top
It matters what your people think
You represent your family
But that’s just one more reason to see
That it matters
Whether you win or lose

Bedanya, penggalan Garuda di Dadaku bisa dinyanyikan suporter di setiap pertandingan sebagai yel-yel penyemangat timnas Indonesia. Sedangkan Represent sepertinya tidak dinyanyikan selama pertandingan oleh suporter US.

Dari lirik lagu, kesan yang saya dapat pun beda. Represent seolah ingin mengatakan pemikiran suporter US bahwa timnas US harus menang, kalau tidak ingin membuat malu keluarganya, bangsa Amerika. Sedangkan Garuda di Dadaku menyatakan pengharapan dan keyakinan suporter Indonesia bahwa timnas bisa menang.

Arogansi negara adidaya? Mungkin saja. Kerendahan hati bangsa timur? Mungkin saja.

Sebagai negara adidaya, suporter US terbiasa dengan superioritas, oleh karena itu menang dan kalah adalah hal yang penting bagi mereka, it’s beyond a game. Sebagai goal oriented, kemenangan (dalam segala hal) adalah mutlak bagi bangsa US (ditunjukkan dari lagu Represent).

Sebagai negara yang berperang dengan tangan sendiri dari penjajahan untuk mendapatkan kemerdekaan, menang dan kalah adalah nomor sekian bagi bangsa Indonesia. Bagi kita, yang penting adalah semangat berjuang yang ditunjukkan pemain timnas selama bertanding, di lapangan (ditunjukkan dari lagu Garuda di Dadaku).

Jadi, mungkin ada benarnya yang bilang bangga terhadap timnas walaupun tidak memenangkan Piala. Bisa jadi Perasaan tersebut memang benar-benar dirasakan sebagian suporter Indonesia, tidak hanya ucapan manis belaka. Apalagi bagi mereka yang menghargai proses dan tidak berorientasi pada hasil akhir semata.

Bagaimana menurut pendapat kamu?

*
Ada yang tau bagaimana caranya menulis teks dengan 2 kolom pada WordPress seperti di Microsoft Word? Mohon dibagi ilmunya🙂

11 Responses to “Lagu Persembahan Untuk Tim Nasional”

  1. arman December 30, 2010 at 11:41 pm #

    kalo gua sih bangga bener ama timnas garuda. walaupun gak menang, tapi mereka udah berusaha sekuat tenaga.

    yang bikin gua gak bangga ya karena masih banyak orang2 yang gak bisa sportif dan menerima kekalahan. banyak yang trus jadi menghujat malaysia. mencari kambing hitam. ini yang gua gak bangga…

    • kiky January 3, 2011 at 8:57 pm #

      gue setuju banget neh sama komen ini…mana kerja di perusahaan malaysia pake di suruh resign segala…idih apaan sih…

      gue sampe kasihan sama si kambing, sering banget disalahin *kambing hitam maksudnya* :p

  2. Sky December 31, 2010 at 3:09 am #

    Intinya sy bangga dgn usaha timnas. Biarpun kalah yg ptg sdh ada bukti mrk berjuang. Utk US, biarlah mrk dgn pola pikir mrk sendiri.

    Semoga INA bs lolos WC.

  3. Sky December 31, 2010 at 3:10 am #

    gw ndak suka jg sama suporter yg ndak mw nrima kalah.

  4. kojack December 31, 2010 at 3:11 am #

    gw bangga ama determinasi timnas kali ini. Tim sudah all out mengeluarkan semua yang mereka punya.

    Sebagai tambahan aku rasa para pengganggu yang mengacaukan strategi pelatih dan jadwal latihan serta program diet timnas itulah yang patut disiram air panas.

  5. Masda December 31, 2010 at 2:20 pm #

    meskipun kalah, saya tetap mendukung TIMNAS bukan PSSI, hahaha😀

  6. adizone23 January 2, 2011 at 2:12 pm #

    GARUDA DI DADAKU sepertinya sudah menjadi lagu wajib para supporter timnas…
    lagu ini mewakili semangat nasionalisme untuk tetap berjuang dan tidak menyerah untuk suppoeter dan pemain

    btw, lagu ini juga pernah booming ketika kasus Bibit-Chandra jadi buah bibir dengan mengubah liriknya menjadi “KPK di dadaku”

    kalo weezer cuma tau lagu hitsnya saja “Perfect Situation” , “Island In The Sun”, I Don’t Want Let You Go”..

  7. Penulis Cemen January 2, 2011 at 10:14 pm #

    Kita harus bangga punya TIMNAS yang mau berjuang mati2an demi bangsa dan negara. Sebuah semangat yang patut ditiru.

  8. simple-learning January 3, 2011 at 12:33 am #

    😦

  9. arie may January 7, 2011 at 11:31 pm #

    Kalau aku jujur bangga banget sama apa yang sudah dilakukan timnas Indonesia. Mereka pahlawan, karena bermain demi kita, demi bangsa, dan mereka totalitas di lapangan. Semangat juang yang tinggi, dan rela berkorban walau sudah diambang batas kekuatannya sendiri.

    Aku menilai dari proses, walau mengharapkan hasil. Tapi proses yang dahsyat sudah cukup untuk meluluhkan hatiku.

    Indonesia patut bangga dengan budayanya, karena kita bangsa yang besar dan tidak sesombong negara adidaya (refer to your post. hehehe…).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: