[review] Movie: Dead Poet Society

14 Mar

saat masih tingkat 2, saya ingat pernah direkomendasikan seorang teman saya untuk menonton film Dead Poet Society. “bagus, unik, dalem..”, kata teman saya itu. itu sudah dua tahun yang lalu dan baru sekarang saya berkesempatan untuk menonton film sekaliber ini. padahal filmnya sendiri sudah rilis sejak tahun kelahiran saya, 1989.

film ini dimainkan oleh Robin Williams yang memerankan sebagai John Keating, seorang guru baru pelajaran sastra inggris di sebuah preparation school di USA. Mr. Keating yang mengajarkan anak muridnya untuk berpikir kreatif, mendobrak semua kenyamanan dan peraturan yang ada. Quote beliau di hari pertama mengajar:

Carpe diem. Seize the day, boys. Make your lives extraordinary..
(John Keating # Dead Poet Society)

saya yang sudah beberapa kali mendengar kata2 carpe diem dan mencari2 artinya, baru mengerti maknanya di film ini.

cara mengajar Mr. Keating yang unik mempengaruhi murid2nya, terutama Neil Perry (diperankan oleh Robert Sean Leonard), teman sekamar Neil, Todd Anderson (diperankan oleh Ethan Hawke), dan teman2 sepermainan Neil yang lain, Charlie, Knox, Pittsie, Meeks, dan Cameron. mereka bertujuh meneruskan Dead Poet Society yang dulunya didirikan Mr. Keating saat beliau masih sekolah disana.

mereka bertujuh terkukung oleh orangtua dan sekolah mereka. dipersiapkan menjadi Mr. Future Doctor, Mr. Future Lawyer, Mr. Future Bankir, ataupun hidup dalam bayang2 saudaranya. berkat Mr. Keating, Todd menjadi lebih berani dalam mengutarakan pendapatnya. Knox berani untuk menyatakan cinta pada Chris. Charlie lebih bebas mengekspresikan dirinya. Pittsie dan Meeks berhasil merakit radio buatan mereka. Neil untuk pertama kalinya menjadi tau apa yang dia inginkan dan ingin melakukan apa di masa depannya.

inti cerita film sangat bagus menurut saya , menceritakan kesetiaan dan persahabatan. mengajarkan kita untuk menikmati masa muda dan benar2 melakukan apa yang kita suka. bukan apa yang orang lain katakan kepada kita untuk kita lakukan. dan lagi2 saya menangis menonton film ini..

tangisan pertama saat Neil meninggal (oops.. spoiler :p). sangat bagus, sangat indah, sangat artistik, dan sangat menyedihkan. terutama saat Todd berlari dan berteriak memanggil nama Neil.. sangat menyayat hati. tangisan kedua saat Todd naik ke meja dan berkata “O Captain, My Captain” sebagai bentuk penghormatan dan rasa sayang pada Mr. Keating yang diberhentikan menjadi guru akibat kematian Neil. benar2 mengharukan.. terutama saat teman2 sekelas Todd (tidak semua memang..) mengikuti jejak Todd naik ke meja.

bukan berarti akting Todd (dalam hal ini Ethan Hawke) paling bagus menurut saya.. hanya saja saat itulah scene yang paling bagus. berarti yang patut dipuji adalah screenwriternya hehe. akting paling bagus justru oleh Robert Sean Leonard menurut saya, bukannya Robin Williams. Leonard dulu, Williams, baru Hawke hehe. karakter paling saya suka adalah Charlie karena yang paling mengerti apa yang diajarkan oleh Mr. Keating kepada anak2 muridnya dan yang paling setia pada teman2nya.. terutama pada Mr. Keating.

kalau kamu menonton serial House, M.D. maka kamu pasti mengenal Robert Sean Leonard sebagai James Wilson, teman baiknya Greg House. saya bingung.. kenapa Leonard hanya berakhir sampai Wilson di House? sedangkan Hawke lebih terkenal daripada Leonard?

hmm…

PS: to read my late movie review, click here

12 Responses to “[review] Movie: Dead Poet Society”

  1. hellgalicious March 15, 2010 at 5:33 pm #

    gue belom pernah denger
    tapi sepertinya menarik tuh

    • nadiafriza March 20, 2010 at 11:48 am #

      bagus banget kalo suka film yang ga terlalu ringan🙂
      met nonton

  2. mia March 15, 2010 at 8:09 pm #

    Setuju, film ini memang bagus banget!! Dan yak seperti biasa, mewek bombay lihat film ini.

    • nadiafriza March 20, 2010 at 11:49 am #

      nangis banget bagian akhirnya.. padahal ga sesedih itu banget ya kayaknya..? huhe

  3. ImUmPh March 17, 2010 at 9:33 am #

    blom pernah nonton….😀
    tapi buat para remaja kayak kita2 ini boleh juga…

    donlot dulu ahhhh…

    • nadiafriza March 20, 2010 at 11:52 am #

      duh seneng banget saya masih termasuk remaja😉 hehe
      met donlod

  4. elia|bintang March 17, 2010 at 6:13 pm #

    gue blm ntn filmnya.. kl rilis thn 89, dvdnya pasti susah banget dicari yah. nanti gue cari2 ah😀

    • nadiafriza March 20, 2010 at 11:55 am #

      umm iya ada benernya.. gw udah mesen dari akhir taun lalu baru dapet kemaren ini.. tapi worth it banget kok🙂 percaya deh

  5. Ina March 18, 2010 at 8:44 am #

    gue juga baru nonton bulan lalu. konsep dead poet society nya agak absurd kalo menurut gue. proses poet mengubah merekanya kurang di detil in. soalnya kalo gue baca puisi, gue ga akan tiba2 jadi berani gitu kan? tapi over all emang bagus sih.

    • nadiafriza March 20, 2010 at 12:00 pm #

      inaa lo emang beneran kritikus film yang baik deeh.. apa tuh namanya kalo lo dil lfm na? hehe..

      yah namanya juga film nya.. kalo di novel nya mungkin lebih detail.. tapi gw juga belom baca novel nya sih

  6. yoan sulistyo May 16, 2010 at 1:57 pm #

    pinjem nad!! kapan kita bertemu??sekalian gwe kembaliin rangkaian ryan reynolds lo di gwe..huehehe…

    oya, mungkin karena ethan hawke lebih ganteng, nilai lebih untuk film2 hollywood :))

    • nadiafriza May 17, 2010 at 5:59 am #

      boleh boleh🙂 sekalian pinjem royal pain maybe? *wink wink*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: