me and SKCK [2]: kelurahan kecamatan polsek

10 Mar

melanjutkan postingan saya sebelumnya (baca disini), jika di RT dan RW kita tidak membutuhkan apapun untuk mengurus pengantar dari RT/RW untuk SKCK, maka di kelurahan yan harus disiapkan adalah:

fotokopi KTP (1)

fotokopi KK (1)

surat pengantar dari RT/RW

pagi tadi jam setengah 8 saya memberanikan datang ke kelurahan. kalau kata teman saya, “belum bakal ada orang di kelurahan jam setengah 8 nad”. tapi apa daya.. jadwal kuliah saya benar2 tidak mendukung untuk mengurus SKCK saat ini dan mau tidak mau saya harus menyempat2kan di waktu yang tersedia. jam 07:45 saya sampai di kelurahan, perkiraan teman saya salah. sudah ada orang ternyata. tapi memang beliau belum memulai pekerjaannya melainkan masih merapi2kan kantor lurah dan saya dipersilahkan duduk.

jam 8 kurang akhirnya beliau menanyakan keperluan saya apa dan saya dibuatkan surat keterangan kelurahan oleh bapak tersebut. setelah itu, menurut beliau saya harus ke kecamatan dulu baru mengurus ke polsek. eh.. harus ke kecamatan dulu? menurut teman saya.. dari kelurahan bisa langsung ke polsek.. hmm okelah. sama seperti saat di RT, saya menanyakan kepada beliau apakah ada biaya pengurusan atau tidak. bapak tersebut menjawab “oh silahkan aja neng“. akhirnya saya menjawab terimakasih dan cabut dari kantor lurah..

di angkot menuju kecamatan saya memikirkan kata2 beliau.. silahkan aja neng? maksudnya silahkan melanjutkan perjalanan seperti kata pak RT atau silahkan memberikan duit sih? err… stupid me. pasti maksudnya silahkan memberikan uang dan saya malah tidak memberikan uang karena saya kira maksudnya silahkan melanjutkan perjalanan. baka-desu ne..

kantor kecamatan belum buka pukul 8. seharusnya sudah buka kalau kata petugas kebersihan disana.. tapi pegawai kecamatan belum pada datang saat itu. setelah membukakan pintu untuk saya menunggu di dalam kantor camat, akhirnya petugasnya pun datang. dan saya pun dibuatkan surat keterangan dari kecamatan. persyaratan yang harus dilengkapi:

pas foto 4×6 (1)

surat pengantar dari kelurahan

karena kecamatan sangat dekat dengan polsek.. maka pagi tadi saya pun langsung ke polsek untuk mengurus SKCK. jam 8 lebih sampai di polsek.. petugas yang mengurus SKCK belum ada (juga). saya diterima petugas piket disana.. dan disuruh untuk meninggalkan berkas2 yang dibutuhkan untuk mengurus SKCK. sebenernya mengurus SKCKnya hanya beberapa menit, kata petugas piket. tapi petugas SKCKnya belum datang dan tidak tau akan datang kapan. berhubung saya buru2 harus mentoring pagi tadi.. jadi saya setuju untuk meninggalkan berkas2 dan nanti sore saya ambil.

sore ini  jam 5 saya datangi lagi polseknya.. dan petugas SKCK sudah tidak ada. wajarlah.. jam pulang kerja itu jam 4. saya hanya ingin mengambil SKCK.. tidak perlu oleh petugas yang bersangkutan kan? tapi dong dong.. bahkan suratnya pun belum dibuat dan saya disuruh kembali lagi malam2 ke polsek dengan menelepon petugas SKCK dulu sebelumnya.

malam2 ke polsek? okelah.. i need my dad. and i gotta make a phone call first..

jam 8 malam saya menelepon polsek.. dan petugas SKCKnya tidak ada. akhirnya saya memutuskan untuk kembali ke polsek pagi.. doakan saya teman🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: