[review] Jackie Chan Presents: Wushu

31 Dec

Film ini bukan dorama jepang, karena dibuat oleh Jackie Chan yang notabene orang Hongkong. Saya bukan pecinta film action mandarin. Tetapi saya putuskan untuk menonton film ini karena ingin tahu seperti apa beladiri Wushu itu. Selama ini yang saya tahu wushu = Bruce Lee. Tapi di film ini sama sekali tidak ada Bruce Lee-nya. Menarik kan..

Film ini menceritakan 2 orang kakak adik yang belajar bela diri di perguruan. Mereka diajar oleh ayah mereka, sementara ibu mereka telah lama meninggal. Saat sudah besar, kedua orang kakak adik ini mewakili perguruan mereka bersama dengan 3 orang temannya ke Turnamen Bela Diri Tingkat Daerah.

Ada hal menarik yang terjadi pada turnamen tersebut. Mungkin sebenarnya biasa saja terjadi seperti pada film-film lainnya. Tapi izinkan saya untuk membahasanya disini.

Si adik sampai pada tingkat final dan ingin memeragakan suatu teknik sulit yang diciptakan oleh ibu mereka. Berhubung sang ibu sudah meninggal saat si adik masih kecil, jadi teknik sulit tersebut tidak pernah sempat diajarkan oleh sang ibu ke si adik. Si adik mempelajarinya sendiri dengan bantuan temannya yang juga mengambil sub bela diri yang sama dengannya.

Sebelumnya pada semifinal, si adik berusaha untuk memeragakan teknik sulit tersebut namun gagal. Keadaan tersebut membuat nilai adik menjadi jelek, namun si adik tetap lolos ke final. Pada latihan sebelum final pun si adik masih tetap gagal untuk melakukan teknik sulit tersebut. Bedanya, jika pada latihan sebelum semifinal si ayah berusaha melarang si adik untuk memeragakan teknik tersebut pada semifinal. Pada latihan sebelum final si ayak mendukung jika si adik memeragakan teknik sulit tersebut pada final.

Kemudian si adik mencoba memeragakan teknik sulit tersebut di final… dan BERHASIL. Inilah yang saya bilang biasa saja, seperti film-film kebanyakan, klise. Tapi jika dilihat lebih jauh lagi, saya tetap tidak setuju dengan usaha si adik yang MENCOBA memeragakan teknik sulit tersebut di final. mencoba. berusaha. di final. Sementara tingkat keberhasilannya nyaris tidak ada. Bukankah itu namanya nekad?

Seharusnya pada tingkat final tidak ada usaha coba-coba. Semuanya harus dipersiapkan dengan matang. Kalau memang ada suatu teknik yang selama ini tidak berhasil untuk dilakukan saat latihan, ya jangan dikeluarkan di final. Karena logikanya, teknik tersebut tidak akan mungkin bisa dilakukan di final.

Mungkin pesan moral yang ingin disampaikan pada film ini adalah:

Jangan pernah berhenti berusaha, walaupun hasilnya mustahil. Yang dibutuhkan adalah percaya.

Tapi tetap saja, menurut saya hal tersebut tidak pada tempatnya. Tidak sepatutnya kita gambling pada tingkat final dari seluruh usaha yang telah kita lakukan. Karena sekalinya gagal, maka seluruh usaha yang telah kita keluarkan sejak tingkat awal adalah sia-sia. Sedangkan kemungkinan berhasilnya sangat kecil, bahkan (nyaris) tidak ada. Karena pada kenyataannya memang tidak pernah berhasil kita lakukan.

Apakah saya yang terlalu pesimistik atau memang ending film tersebut tidak masuk akal (baca: klise, seperti film-film lainnya)? Entahlah..

PS: to read my late movie review, click here

2 Responses to “[review] Jackie Chan Presents: Wushu”

  1. ira January 5, 2010 at 8:00 am #

    ada orang yg menganggap bahwa keajaiban itu akan datang nad..
    hehehe ada kok kasus nyatanya.. ni yaa. dulu waktu gw uan olah raga sd. temen sd gw ada tuh yg ga bisa2 split nad. pas latian kagak bisa melulu. bener deh..ga bisa. trus pas uan beneran tiba2 dia bisa. ditepokin dong sekelas gw.. ya iyalah waktu itu sedikit orang yg bisa split.. hmmm gw sendiri ga berani utk nyoba split itu pas uan krn udah tau gw ga bisa..jadi paling posisi mau split tapi ga full gitu. hehe. ya walaupun mgkn probabilitasnya kecil. tapi kan gak 0 nad..

    • ladysherry January 5, 2010 at 1:18 pm #

      miracle does happen ya..? mau deh gw dapat kejadian kayak gitu jadi judul postingan gw bisa yang inspirasional dikit haha
      so far.. menurut gw masih tetap ga masuk akal🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: