semua bermula dari hari kamis[1]: tentang ujian EE

2 Jun

saya baru pertama kali itu (kamis 28/05/2003) mengalami ujian yang terbagi dua, at the spot, dan take home test. ujian akhir take home test organisasi dan manajemen perusahaan industri (selanjutnya akan disingkat menjadi tht ompi) benar-benar bikin jantungan. selain karena mendadak *tidak diketahui sebelumnya oleh mahasiswa yang mengambil mata kuliah tersebut* juga karena keesokan harinya ada ujian kuliah EE. oh no oh tidak… kapan bikinnya tugasnya, kapan belajarnya.. mengingat kuliah EE sangat tidak jelas apalagi ujiannya (kuliah ini sudah sangat sering saya ceritakan pada blog saya)

tidak tidak.. panik mulai menyerang

jangan lupakan responsi EE yang diadakan sang dosen untuk menghadapi ujian keesokan harinya. selesai ujian ompi hari kamis pukul 15.00 saya bela-belain menunggu sampai dengan pukul 16.00. dan ternyata… sampai dengan jam 16.30 sang dosen tidak juga menampakkan dirinya. bahkan ruang multimedia yang akan digunakan untuk responsi EE dipakai sebagai ruang ujian oleh dosen lain jurusan pemilik gedung tempat ruangan yang bersangkutan. hmm benar-benar tidak jelas ini.. saya memutuskan pulang, disaat teman-teman saya bertahan menunggu kabar dari sang dosen. pukul 17.00 saya mendapat kabar kalau responsi diundur jadi pukul 08.00 hari jumat dan ujian diundur jadi hari sabtu. well sabtu? ga masuk diakal… selain saat itu ada ujian saringan masuk.. hellaa…?! ujian kok ya hari sabtu sih

karena deadline pengumpulan tht ompi pukul 15.30 (hanya diberi waktu untuk mengerjakan selama 24 jam.. bagus) maka saya memutuskan untuk belajar EE dulu, baru kemudian setelah tengah malam mengerjakan tht ompi. benar-benar 12 jam yang melelahkan.. tht ompi baru selesai saya kerjakan pada pukul 12.00 hari jumat. apa yang terjadi dengan responsi EE pada pukul 08.00 di hari jumat? diundur lagi jadi pukul 10.00 di hari yang sama. hmm.. untuk responsi yang satu ini saya sudah kapok datang selain karena tht ompi saya pada kedua jam tersebut memang belum selesai. dan betapa kasihannya teman-teman saya yang sudah bela-belain datang ke kampus pukul 08.00 pagi untuk responsi, karena responsi tersebut diundur lagi jadi pukul 10.00 yang ternyata diundur lagi pada pukul 16.00. percayalah sang dosen di jam responsi yang telah ditentukan tidak pernah menampakkan dirinya dan sama sekali tidak memberi kabar (bahkan lewat tu sekalipun). harus mahasiswa yang menelepon dan sama sekali tanpa merasa bersalah seenaknya memundurkan jadwal responsi. mohon dicatat.. tanpa minta maaf sedikit pun

apakah saya datang responsi pukul 16.00? tentunya tidak.. selain karena sudah keburu kesal dengan sang dosen, saat itu saya harus bertemu dengan saudara saya yang datang dari jakarta untuk bertanding badminton di jalan lodaya, menjadi suporter bertanding lebih tepatnya. karena sebenarnya saudara saya ini sudah bertanding sejak hari senin dan saya selalu tidak punya kesempatan untuk menonton pertandingannya. dan saya merasa keputusan saya tersebut sangat tidak salah.. karena responsi pukul 16.00 diundur lagi menjadi pukul 19.00 di hari jumat yang sama. percayalah… keputusan mengundurkan jadwal responsi selalu dilakukan sepihak oleh sang dosen dan tanpa kabar sebelumnya, sehingga mahasiswa harus selalu menanyakan keberadaan beliau karena tidak juga sampai di kelas untuk responsi pada jam yang telah beliau sendiri tentukan. padahal teman-teman saya (lagi-lagi ada yang) selalu bela-belain datang ke kampus. jadi responsi diundur bukan karena kesalahan mahasiswa, melainkan karena alasan pribadi beliau

tentunya saya tidak datang responsi pukul 19.00. bahkan saya tidak belajar EE pada jumat malam tersebut, karena kepastian ujian di hari sabtu tersebut sangat tidak jelas. saya dan pasangan tugas besar simulasi komputer (selanjutnya akan disingkat menjadi tubes sikom) saya –si tyedie– memutuskan untuk melanjutkan pengerjaan tubes sikom yang baru 10% selesai (dengan deadline pada hari senin 01/06/2009 pukul 00.00). baru pada sabtu pagi kami berdua panik karena kemungkinan adanya ujian EE pada hari tersebut meningkat menjadi 75%, padahal satu hari sebelumnya hanya 25% (kalkulasi kasar hasil perhitungan saya hehe). menjadi sangat panik karena tugas ujian EE yang harus dikumpulkan pada hari tersebut yang telah kami kerjakan pada sabtu dini hari * dengan bantuan teman kami si milkyway* ternyata SALAH. seharusnya mengerjakan bab 5 edisi buku lama (mosfet) bukannya bab 5 edisi buku baru (bjt). oh hell..

untung saya ditelepon teman kami si beaver pukul 09.00 hari sabtu (untuk mengabari kesalahan pengerjaan tugas tersebut) sehinga saya dan tyedie masih sempat lari-lari *well oke ngebut pakai mobil* ke kosannya teman kami si masterEE untuk menanyakan tugas sambil minta diajari materi ujian. percayalah.. itu merupakan pagi hari yang tidak gampang bagi saya dan tyedie karena kami belum mandi dan belum sarapan pada pukul 09.00 itu. setelah mandi dan sarapan seadanya, kami ke kosan masterEE dan disana ternyata sudah ada si ankaxl dan si ltf. mereka bertiga belajar bareng EE sejak jumat malam. oh no oh tidak.. kalkulasi saya mengenai kemungkinan jadi tidaknya ujian EE di hari sabtu ternyata sangat ngaco.. selesai mengerjakan tugas dan diajari materi EE, kami berlima akhirnya pergi ke kampus. jangan lupakan kejadian susah mendapat parkir (tamansari sangat macet siang itu. gara-gara ujian saringan masuk. huh) sehingga tyedie harus parkir didepan fotokopian tamansari yang saat parkir kami diliatin semua orang di area tersebut. aura yang sangat tidak enak.. tyedie sampai harus basabasi membeli kertas hvs agar kami bisa parkir disana

pukul 13.00 jadwal ujian EE lewat sudah dan lagi-lagi sang dosen tidak juga menampakkan dirinya. bayangkan saya dan teman-teman sekelas harus duduk di lantai di lorong lab, selama berjam-jam, seperti anak-anak yang tidak terurus. saat ditelepon (see.. beliau harus selalu ditelepon. tidak pernah mengabari duluan.. padahal sudah selalu telat) sang dosen bilang akan sampai di kampus pukul 13.30 dan ujian tetap diadakan. oh hell… berita yang sangat mengejutkan dan sukses membuat saya dan teman-teman satu kelas langsung membuka-buka buku. tapi… ditunggu sampai dengan pukul 14.00 dosen yang bersangkutan tidak juga datang. saat ditelepon beliau bilang ujian dibatalkan tapi beliau akan tetap ke kampus untuk membicarakan perihal ujian terkutuk ini

WHAT THE…?! saya dan tyedie yang sangat kepikiran dengan waktu kami yang terbuang percuma untuk kuliah tidak jelas satu ini langsung memutuskan untuk pergi dari kampus agar bisa mengerjakan tubes sikom. sebelumnya kami memutuskan untuk mencari makan siang dulu, karena kepanikan-kepanikan yang sudah berlangsung sejak pagi sukses menguras otak dan badan kami. keluar dari pagar kampus, tamansari masih sama macetnya dengan saat kami parkir sejam yang lalu. sesampainya di mobil ternyata keluar dari parkiran sangat sulit sekali. sampai harus dimaki-maki mas-mas pick-up, tyedie yang mengetahui saya sewot langsung bilang “di saat panas-panas begini, salah dikit aja semua orang bisa langsung panas nad.. apalagi kalau mereka liat cewe-cewe bawa mobil, seenaknya memotong jalan mereka, padahal kita cuma mau keluar dari parkiran.. pikiran orang pasti udah aneh-aneh aja. ga da yang bener..“. dan saya pun tenang. benar-benar kata-kata yang membuat adem..

karena memang tidak ada tukang parkir, kami hanya bisa diam saja di mobil sampai *sambil berharap* ada yang memberi jalan untuk keluar. akhirnya ada satu manusia baik hati yang membantu kami keluar dari parkiran, dan beliau bukan tukang parkir. melainkan mas-mas fotokopian yang mungkin hatinya tergugah untuk membantu kami yang tidak juga bisa keluar dari parkiran. bahkan saat tyedie mau membayar parkir ke mas tersebut beliau bilang “udah mbak jalan aja…“. wow masih ada ternyata orang yang tulus membantu seperti itu.. I found another one in a million (to read the story click here). dan hujan pun turun… jalanan menjadi semakin macet.

kesulitan mencari tempat makan, akhirnya kami bisa juga mengisi perut properly di hari itu. saat menanyakan ke beberapa teman apa kabar ujian EE, saya mendapat pesan singkat dari teman kami si ankmenwa, “nad bapaknya udah dateng..“. mohon dicatat kejadian tersebut berlangsung pada pukul 15.30 (telat 2 setengah jam.. saya sangat tidak heran). saya masih tenang saat itu saat menanyakan pada si anakmenwa ujian EE jadi hari sabtu tersebut atau tidak. “ga tau nad.. bapaknya bawa kertas ujian..“. APA-APAAN INI… sibuk telepon sana sini, panik mulai menyerang. tidak ada yang mengangkat telepon saya, panik beneran. baru saat menelepon si framekacamata telepon saya diangkat, dan teman saya ini bilang “ga tau nad masih di nego. tapi kayaknya jadi“. oh God.. saya dan tyedie harus ngebut yang kedua kalinya dalam hari itu. dago macet parah.. dan saya ditelepon teman kami si namasamanad.. ujiannya mulai. bilang tyedye juga yaa“. tau kan didepan rumahsakit borromeus ada belokan ke jalan ganesha? tidak tahu sejak kapan.. jadi ada tali dibelokan tersebut dan mobil tidak bisa lewat. akhirnya kami bisa belok didepan rogers salon dan.. lagi-lagi susah mendapat parkir.. panik kuadrat.

setengah berlari ke lantai 3 tempat ujian diadakan… dan sesampainya disana ternyata ujian belum dimulai

teng tong

dan ternyata  memang ujiannya tidak jadi diadakan hari itu. saya sangat berterimakasih pada agen-agen negosiasi kelas saya yang sangat ahli tersebut. percayalah.. sang dosen melakukan voting apakah ujian jadi diadakan pada hari itu atau tidak.. berikut ini pilihan-pilihannya:

A: ujian diundur jadi hari rabu pukul 14.00

B: ujian tetap diadakan pada hari sabtu setelah maghrib

C: ujian diadakan setelah bulan agustus, dan untuk sementara nilai dianggap C (hanya berlaku bagi yang sudah KP pada tanggal tersebut, dan dibuktikan dengaan surat KP)

tidak dapat dipungkiri saya memang memilih pilihan A. selain karena belum belajar.. juga otak saya sudah tidak memikirkan kuliah EE lagi saat itu. kejadian lucunya: teman-teman yang memilih pilihan B harus ikut ujian saat itu juga. aneh.. saya kira voting adalah mencari suara terbanyak dan keputusan yang dijalankan adalah hasil voting berdsarkan suara terbanyak. ternyata TIDAK selalu seperti itu yaa… haha. maka ujian pun diadakan esok rabu 03/06/2006. jangan lupakan yang akibat kejadian hari sabtu itu saya jadi tidak bisa bertemu dengan saudara saya sebelum dia balik ke jakarta..

huh. terimakasih pak..

*terimakasih Tuhan.. ini adalah postingan terakhir tentang kuliah EE beserta dosennya, apapun yang terjadi besok. semoga saja*

12 Responses to “semua bermula dari hari kamis[1]: tentang ujian EE”

  1. teko June 2, 2009 at 7:43 pm #

    hahaha nad..gw baru tau kisah lo dan tidi begitu penuh perjuangan! gw bisa membanyangkan gmn paniknya lo dan tidi..hehe
    mudah2an perjuangan kita “menahan kesabaran” ini dapet hasil yg memuaskan yaa amin.. =)

    • ladysherry June 2, 2009 at 9:35 pm #

      bisa lulus dan dapat nilai bagus amiinn🙂 hehe

      baca part 2 nya juga ceu.. ada lw nya tuh hehe😀

  2. ina June 4, 2009 at 10:16 am #

    haha. hari sabtu itu emang hari yg ga bisa dilupakan. Gue masih tetep geleng-geleng kepala.

    • ladysherry June 16, 2009 at 1:05 pm #

      gw sudah bisa mengikhlaskan dan melupakan
      benar-benar tunggu hasil dan kebaikan hati si bapak
      amin🙂

  3. ina June 4, 2009 at 10:28 am #

    hhahaa, hari sabtu kemaren emang bener-bener ga terlupakan. Lalla dan wina pun berkomentar, bahkan pa d***** (desen spp mereka) pun jauh lebih profesional. haha.

    • ladysherry June 16, 2009 at 1:06 pm #

      iya secara kita bukan anaknya beliau (bukan anak elektro)
      jadi ya beliau bisa ngapain aja benar-benar seenak hati
      sabar aja.. yang penting gw ga mau ga lulus hehe

  4. ade June 4, 2009 at 10:38 pm #

    wahwah..nickname gw…..
    ga segitunya deh bu,,,hehe..
    iya,,semoga balasannya setimpal dgn pengorbanan yg kita lakukan ya bu..
    EE sia***!!

    • ladysherry June 16, 2009 at 1:09 pm #

      ah nickname lw yang mana ade? geer aja kali lw? hehe😉

      ga lah.. emang master ko.. ampun master hehe

      amiiinn.. semoga lulus semua dengan nilai bagus

  5. Septine Wulandini June 5, 2009 at 9:38 am #

    wihihihi

    emang tuh bapak
    PALING BISA

    unforgettable class semester 6 dah
    hehehee

    • ladysherry June 16, 2009 at 1:13 pm #

      yang gw bisa katakan dan lakukan sekarang adalah
      berdoa kita semua bisa lulus dan dapat nilai bagus
      amiiinn🙂

      *tapi emang gelaa….. tuh dosen

  6. nitanita dan sinamasama June 6, 2009 at 7:49 pm #

    nitanita says:
    “naaaad.. huahahahahahaha.. seru skali perjuangan lo dan tidi.. hehe.. kyny postingan tentang kuliah yg 1 ini gak cuma ada di sini yaa.. di mana2 ada.. hahahaha *di blog gw jg ada, nad.. tp tdk sedramatis lo.. :P”

    sinamasama says:
    “gini nih Nad,kalo ada kejadian mahasiswa nusuk dosen pake piso nah krn kyk gini nih kelakuan dosennya.untung aja gw ga kalap. kalo ga tar gw uda jd headline koran2 di indo deh..hahaha :D”

    kamiberdua mengucapkan:
    semoga kita smua LULUS yaaa.. amiiin…😀 HAPPY KP!🙂

    -from palembang with love :-*

    • ladysherry June 16, 2009 at 1:17 pm #

      @nitanita:
      ini postingan yang terakhir niit.. bahkan gw udah ga tega buat cerita kejadian ujian benerannya hehehehe
      nanti gw komenin blog lw ya nit.. gw udah lama ga blogwalking nih

      @sinamasama:
      david maksud lw? hehe
      patut buat ditusuk emang nad hehe

      semoga kita semua lulus dan dapat nilai bagus aja deh
      gw takut karma soalnya

      hehe😉

      love you both.. hati2 di palembang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: