[review] Twilight The Movie

25 May

Senin siang tadi ujian akhir semester sistem pengembangan produk sukses membuat kepala saya pusing sekali dan merusak mood saya mencicil belajar untuk uas hari rabu. Yahsudahlah nonton film saja.

Tapi saya sedang kehabisan stock dvd dan dvd milik adik saya yang belum saya tonton hanya… TWILIGHT. Oh God, I hate that movie so much! Dengan merasa berdosa karena telah melanggar janji saya sendiri *dan kepada teman saya pecintaorens* akhirnya saya menonton film tersebut. Tidur tidak bisa, belajar apalagi. Nonton dvd solusi yang tepat bukan?

Percayalah saya tidak akan membocorkan jalan cerita film ini *bagi yang belum menonton*. Kalau memang penasaran yaa tonton saja.  Kalau tidak penasaran dan tidak sedang bosan ataupun tidak ada kerjaan saya sarankan tidak menonton film ini. KECUALI kalau kamu memang butuh sesuatu untuk ditertawai habis-habisan yang niscaya dapat menaikkan mood kamu, maka tontonlah film ini. Haha.

*
Sesuai yang saya dengar, filmnya amat sangat lebay (baca: berlebihan). Banyak tidak logis kalau dilihat dari alur cerita. Percayalah. Film PUSH yang dibintangi Chris Evans dan Dakota Fanning (baca disini) yang walaupun bercerita tentang kekuatan supranatural bahkan lebih logis daripada Twilight. Saya sampai tidak tertarik untuk membaca novel karangan Stephenie Meyer yang diadaptasi menjadi film Twilight ini.

Twilight - Edward dan Bella di Atas Pohon

Twilight - Edward dan Bella di Atas Pohon

Pertama. Yang saya tahu Bella Swan (diperankan oleh Kristen Stewart) amat sangat rapuh secara fisik, sakit-sakitan, dan tidak tahan dingin. Makanya Bella harus selalu diantar jemput oleh Edward Cullen (diperankan oleh Robert Pattinson), bahkan sampai dibukakan pintu. Jadi girls.. itu mestinya bukan karena si Edward super romantis. Tapi memang Bella-nya yang lemah. Tapiii… Bella yang diperankan Stewart tidak nampak seperti pesakitan. Hanya disinggung di awal perkenalan Bella dan Edward saja kalau Bella tidak tahan dingin. Sewaktu diajak Edward ke puncak gunung ataupun puncak pohon, tidak kelihatan sama sekali kalau Bella tidak tahan dingin. Bahkan Bella kuat-kuat saja main manjat-manjat batang pohon sama Edward. Mestinya kan dia freeze saking tidak tahan dinginnya. Hoho.

Kedua. Terlalu banyak percakapan-percakapan lebay yang terjadi antara Bella dan Edward yang benar-benar membuat saya geli bukannya malah meleleh kalau saja ada laki-laki yang mengucapkan itu kepada saya seperti Edward mengatakannya pada Bella. Contohnya:

Edward: Now I don’t have any strength to go away from you (Yaa kira-kira seperti ini. Saya tidak berniat untuk menghafalnya. Jangan lupa diucapkan dengan leher yang seperti tercekik dan mata melotot)

Bella: Then don’t (diucapkan sambil balas melotot dan memegang tangan Edward)

Melihat adegan ini… saya bengong! Lalu tertawa sambil berpikir *duh mas mbak.. kalau mau film mbok yaa aktingnya dibagusin toh. Udah gitu scriptwriter ga bisa ga bikin adegan lebay yang bikin geli yaa. Ga mungkin banget diucapin di kejadian nyata. Seperti sinetron Indonesia saja haha :)) LOL*

Ketiga. Saya sama sekali tidak habis pikir, Edward Cullen c a k e p? Terlalu banyak pada gadis yang menggilai sosok yang satu ini. Bahkan saya tidak melihat kadar kecakepan yang dimiliki si Edward (no comment untuk Robert Pattinson-nya sendiri) selain sosok putih pucat persis hantu (well actually because he is the vampire). Kalau saja putihnya normal, mungkin dia bisa terlihat cakep. Tapi putihnya pucat? Hell, no thanks.😀

Keempat. Ada yang mau menambahkan?😉

PS: mungkin saya akan dihujam oleh fans-fans Twilight terutama Edward Pattinson berkat postingan ini haha

PPS: to read my late movie review, click here

7 Responses to “[review] Twilight The Movie”

  1. wina June 2, 2009 at 9:14 pm #

    oke. akhirnya gw komen setelah llo paksa2.. hahaha.
    well, as always, you keep calling me ETW. stop it please. masih lebih baik lo bilang nama gw sekomplit2nya daripada mengimprovisasi inisial gw.
    dan, yah tentu saja, lo melanggar ‘perjanjian’ kita nad.. but thanks to you, gw jadi semakin merasa tidak rugi juga belom nonton tu film ampe sekarang. apalagi menggunting wajah edward+bella dari kalender movie room. hehe

    • ladysherry June 2, 2009 at 9:33 pm #

      there.. i’ve changed your name from ETW to pecintaorens as you wished😀
      hehe

      ampun winaa.. gw juga ngerasa dosa banget ko nonton tuh film haha
      dan… kalender twilight yang sangat tidak diharapkan itu udah ga tau gw ada di kamar gw belahan mana HAHA

  2. wina June 5, 2009 at 9:26 pm #

    pecintaorens? PECINTA ORENS??

    • ladysherry June 16, 2009 at 12:46 pm #

      jadi apa dong winaa? bingung dah gw.. masa pecintaorens salah siih..?

  3. unendingdreams July 30, 2010 at 10:00 pm #

    wah, serius bgt nontonnya sampe dianalisis logis tidaknya🙂
    aku juga belum nonton Twilight yg ini, tapi waktu itu sempat nonton Twilight Saga, mungkin ambil sisi lucunya aja, memang filmnya agak berlebihan sih… after all it’s just for fun :d

    • nadiafriza July 30, 2010 at 11:55 pm #

      biar mencacimaki, tetap aja saya udah nonton Twilight dan New Moon haha.. tapi di dvd bajakan yaa :p ogah banget deh di bioskop
      Eclipse belom nih.. saya jadi belom punya bahan buat caci maki deh😀

      habis novelnya lumayan mbak. walopun rada norak juga.. kalo novel2nya 7/10 film2nya 3/10 deh hahaa

  4. alenta November 25, 2010 at 11:41 am #

    The setting in your film is very good. first see this film with my boy friend and i like it,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: