anak jurusan mana

25 Feb

di suatu kelas seorang dosen hebat pernah berkata:

seorang sarjana teknik industri itu menghilangkan pemborosan. segala sesuatunya harus efektif dan efisien. kadang-kadang saking efisiennya tidak bisa dibedakan lagi antar irit dengan pelit...hahahaha🙂

percayalah..beliau benar-benar tertawa dengan tulus pagi itu. sesuatu yang menyenangkan hati. melihat orang lain tertawa (dan tersenyum juga sebenarnya) dari hatinya.

sebagai mahasiswa yang kuliah di jurusan yang dosen hebat itu katakan, saya merasakan keanehan pada diri saya? efektif? boleh dibilang begitu. tapi efisien? hohohohoo… nampaknya saya jauh dari kedua kategori tersebut.

tanyakan saja pada teman saya jika saya menjadi navigator dalam mobilnya saat kami hendak ke suatu tempat yang samar-samar saya tahu. tidak nyasar memang. tapi… belok-belok kemana-mana dulu kalau ditunjukin jalan sama nadia sii ga bakal nyasar emang. tapi sabar aja..belok-belok dulu paling.” yah saya akui itu😀 tapi kalau boleh membela diri… itu karena saya hanya mengetahui samar-samar tempat yang dituju. harap maklum teman.. apalagi selama ini saya hanya naik angkot kalau keliling kota tercinta ini. kalaupun naik mobil itupun disetirin orangtua karena saya masih belum punya SIM untuk bisa bawa mobil sendiri.

bukti lain ketidakefisienan saya adalah buruknya manajemen keuangan yang saya miliki. tanyakan pada ibu dan ayah saya yang sudah menyerah dalam menghadapi saya meminta duit tapi belum menyerah untuk tetap menasehati saya. saya tahu dengan sangat bahwa mencari uang itu tidak mudah. bahwa uang itu berharga. tapi dalam prakteknya… lebih mudah untuk menggunakan uang daripada mencarinya. maka beginilah saya.. hidup makmur saat baru terima uang. dan sangat melarat saat si uang di tangan sudah sekarat.

masih mau percaya saya kuliah di jurusan yang kalau di singkat suka banyak orang mengira sama dengan teknik informatika?

tanyakan saja pada kuis “Apakah fakultasmu di ITB?” yang saya ikuti di facebook. padahal saya mengikuti kuis di situs pertemanan tersebut dua kali dan menjawab sepenuh hati. Dan hasilnya… saya anak FTTM (fakultas teknik tambang dan perminyakan – CMIIW). kuis laknat yang tidak akurat. semoga saja *penghiburan diri si anak salah jurusan…*. besar pengharapan saya kuis tersebut tidak akurat karena teman saya yang benci teknik informatika malah dibilang anak Sekolah Teknik Elektro dan Informatika. HAHAHA

okeoke..atau bahkan saya pernah dianggap anak fakultas seni rupa dan desain oleh mas2 penjual baju. pede banget lagi si mas nanyanya “neng kuliah dimana? seni rupa yaa?“. haha sial… bisa aja nih si mang-nya. kebetulan emang waktu beli baju tersebut saya rada kucel dan berantakan. ya iya lah.. ngapain juga rapi-rapi dandan. kayak mau ketemu siapa saja. mana waktu itu saya lagi jalan sama ibu saya kan… hehehe

atau tanya pada mas-mas seni ukir cincin di malioboro jogja. waktu saya tanya “mas bagus ga nih cincinnya? cocok ga sama saya?”. si mas-nya malah jawab “wah mbak.. seni itu kan tidak ukuran bagus atau jeleknya. itu masalah selera mbak”. hoo gitu toh.. eh tapi si mas-nya ngomong lagi mbak suka seni toh? kuliah ya mbak?“. iya mas saya kuliah. tapi lagi liburan sih itu ke malioboronya hehe. “mahasiswa jurusan seni ya mbak?”.

HAHAHAHA..

ternyata memang banyak orang-orang sotoy di dunia ini😀

2 Responses to “anak jurusan mana”

  1. meongijo March 9, 2009 at 9:30 pm #

    mungkin karena kamu terlalu stylish kali nad😛

    • ladysherry May 20, 2009 at 11:22 pm #

      stylish?WHAT THE…???bcanda yaa ras..brantakan as always gini hahahaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: