for now on, i feel sorry for myself

18 Mar

saya ingat. saya pernah beberapa kali ketiduran di kendaraan umum [si angkot tercinta itu..] dalam perjalanan pulang ke rumah. hanya ketiduran beberapa detik. karena saya capek sekali saat-saat itu. saya juga ingat. saya pernah tidur beneran di angkot. cuma sekali. bukan dalam perjalanan pulang ke rumah. melainkan perjalanan keluar rumah menuju rumah teman saya <cerita selengkapnya ada di post saya: “mayoritas tidak sama dengan semuanya” -red.>. saya lakukan ini atas panggilan alam mimpi saat bandung sore hari lagi macet-macetnya. saya juga pernah ngeceng di angkot [sering ini mah.. jaman es-em-a hebeul]. belajar di angkot. baca novel di angkot. sarapan. pasang kaos kaki. nyanyi-nyanyi seperti orang gila. ngeliatin orang di copet. sampai di muntahin orang. pernah saya rasain di angkot.

tapi saya beneran kaget tadi saat saya nangis di angkot. sudah sedemikian hebatkah tautan jiwa saya dengan angkot [atau malah dengan si mang supir angkot?]. bukan. saya tadi nangis di angkot karena [mungkin…] tadi itu puncak ke-bete-an saya pada diri sendiri. kebetulan suasana pun mendukung. remang-remang magrib. sepi pula. maka airmata itu pun menetes pelan tapi pasti.

bukan berarti saya bangga bahwa saya menangis. di angkot pula. sejujurnya saya malu karena saya menangis. di angkot pula. untuk sebuah alasan yang sepele. saya jadi merasa cengeng sekali. seperti anak-anak manja yang langsung menangis kalau keinginannya tidak terpenuhi saat itu juga [percaya atau tidak.. saya pernah melewati masa itu. huff. jadi ingat betapa lucunya saya saat masih kecil dulu😉 ]. memang, saya tidak merengek tadi, hanya menangis dalam diam saja. karena yang membuat saya yakin bahwa saya menangis tadi adalah airmata saya yang menetes [tes..tes..tes..] dan hati saya sedih sekali. betapa saya benar-benar orang yang merugi.

orang yang merugi karena saya menjadi orang yang tidak lebih baik dari hari kemarin. betapa saya tidak belajar dari pengalaman. betapa fase hidup saya kembali berulang. menjadi saat-saat dimana saya tidak bisa tidur dan saat-saat saya kehilangan banyak waktu dalam hidup saya untuk hal-hal yang tidak berguna <cerita selengkapnya ada di post : voici mon audjour d’hui -red>. seharusnya kejadian seperti saat-saat itu tidak terulang lagi. seharusnya saat-saat seperti sudah ditutup dari fasa hidup saya. tapi nyatanya, saya mengalaminya lagi. even worst

huff. saya beberapa kali telat kuliah. saya sering kali tidak mengerti mengenai pelajaran yang diterangkan dosen hari itu, karena saya tidak mempelajari bahan kuliah pada malam harinya. saya lebih sering ketiduran di atas kasur ketimbang belajar. atau kalau pun tidak ketiduran, maka kegiatan yang mungkin saya lakukan adalah membaca buku, bukan buku kuliah, tapi novel. betapa bejadnya saya.

maka, saat akan pengumpulan tugas. h-2nya saya kalang kabut mengerjakan tugas. kalau perlu sampai tidak tidur di malam harinya, agar tugasnya dapat saya selesaikan tepat waktu. kapoklah kamu wahai deadliners.. yang terjadi saat pengumpulan tugas pendahuluan praktikum dan tugas kuliah hari senin [17mar08] adalah saya telat mengumpulkannya karena saya telat bangun. tugas pendahuluan praktikum selesai saya kerjakan pada pukul 15.00 hari minggu sore [softcopy dan hardcopy]. tugas kuliah berhasil saya selesaikan pada pukul 04.00 senin dini hari. saya berniat tidur selama 2 jam sampai dengan pukul 06.00 senin pagi, namun yang terjadi adalah saya kebablasan sampai telat bangun.

padahal teman saya menyelesaikan tugas kuliah itu dalam beberapa jam saja. dan seharusnya memang seperti itu.. saya bisa menyelesaikan tugas kuliah sebelum tengah malam dan bisa tidur cukup hari itu jika saja saya tidak membaca novel terlebih dahulu baru mengerjakan tugas.

krik krik krik

kalau kata ibu saya tujuan hidup kamu sebenarnya apa na. set prioritas donk. yang lebih penting ya harus dikerjakan duluan. yang lain bisa belakangan. kamu serius ga sih kuliahnya?
[duhh mamahh. maafkan anakmu ini. yang bisanya cuma nyusahin orang lain ajah..]. kalau kata teman saya yang lain “seharusnya kamu ngerjain tugas dulu baru baca novel. anggap aja novelnya penyemangat, jadinya ngerjain tugasnya cepet, biar bisa baca novel”. yiahh… begitulah. saya dinasehati 2 generasi. saya memang sudah separah itu.

teman.. tolong saya


*jadi. sebenarnya saya nangis karena apa sih?*

8 Responses to “for now on, i feel sorry for myself”

  1. ira March 23, 2008 at 3:16 pm #

    nangis di angkot?
    wuihii..gw juga pernah..waktu sma!!waktu itu kenapa ya..gw jg lupa..
    mnurut gw sih lo nangis karena lo emang harus nangis nad. biar lega. yahh karena lo kecewa..dan lo ga bisa saat itu menumpahkan kekecewaan ke hal lain kecuali air mata..ihihihi..
    *gapapa sih nad nangis..dulu gw pernah dibilangin..katanya kalo kamu menangis kamu mestinya bahagia karena itulah kelebihannya wanita..haha bisa melegakan perasaanya dengan menangis..benarkah nad?? is it??
    **oiy oiy..makanya kalo mau pulang sambil bawa cemilan..biar ga terbawa perasaan(nasihat aneh jgn ditiru.. :D)

    • ladysherry May 21, 2009 at 12:01 am #

      iy gw lega. tp abis itu gw brasa kyk org bodoh. hello?? nangis d angkot??? kyk ga da tmpt lain aj

  2. mamamam April 4, 2008 at 5:31 pm #

    eng, justru hal kyk gitu jgn ditahan-tahan kli, keluarin aja,ga ada salahnya kok….. (tapi mungkin jgn di angkot? ;p, halah ngomong apa si gw?)

    • ladysherry May 21, 2009 at 12:03 am #

      yiahh mam. klw bs gw atur kpan s airmata kluar. gw jg lbih milih d pundak org x..tp mslhny blm ada pundak yg bs gw tangisi sh…

      HEHHEHHE

  3. ira April 8, 2008 at 9:29 pm #

    gw tau nad..pundak nya sapa…
    ahh..kamuu
    jangan pura2 ga tau deeeeeeeh😀

    • ladysherry May 21, 2009 at 12:08 am #

      pundaknya…pundaknya…

      .
      .
      .
      syapa?😀

  4. mamamam April 14, 2008 at 10:22 pm #

    wah syapa tuh… (kok jadi OOT?)

    • ladysherry May 21, 2009 at 12:11 am #

      pundaknya orang yang gw sayangi dan menyayangi gw kali yaa hahaha
      *tapi gw ga punya gambaran itu syapa: curcol mode on :D*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: