[review] Ayat-ayat Cinta: Novel dan Film Berbeda

6 Mar

saya berhasil menamatkan novel ‘ayat-ayat cinta’ (pinjaman dari teman saya. yang ternyata juga pinjaman dari pacarnya. mau baca novel saja saya tidak punya modal. hahhahha) dalam waktu 4 setengah jam saja. mulai membaca pukul 10 malam. selesai pukul setengah 3 pagi.

akhir-akhir ini saya sering sekali tidur setelah tengah malam. atau malah baru tidur setelah sarapan pukul 7 pagi. kalau kata teman saya si penikmat dunia itu “sejak kapan kamu jadi doyan ajebajeb?” hahhahha. ngaco dia. mana mungkin saya menyentuh dunia itu. mana mungkin saya tergoda cuma karena dia *hahha…*. saya pun bingung sebenarnya. kalau untuk baca novel atau komik. pasti saya rela jam tidur saya berkurang *rasa penasaran mengalahkan rasa kantuk saya*. tapi untuk baca buku kuliah? duh jangan harap saya mau. hehhehhe

back to topic. membaca buku ini membuat saya teringat akan kata-kata ibu saya di suatu hari “na.. cowok baik-baik itu nyarinya cewek baik-baik juga. cowok sholeh nyarinya cewek sholehah. kamu jangan jadi kayak wanita eropa yaa..“. percakapan itu muncul ke permukaan saat adik saya mengajak seluruh anggota keluarga untuk menonton film ‘ayat-ayat cinta’ yang diputar di bioskop. karena ibu saya belum mengetahui jenis film seperti apa ‘ayat-ayat cinta’ itu maka adik saya menceritakan garis besar cerita berdasarkan apa yang dia ketahui melalui resensi film yang dia baca dari koran.

ahhah

saya tidak mengerti apa yang membuat ibu saya berkata-kata mutiara seperti itu saat menanggapi film ‘ayat-ayat cinta’. padahal film tersebut tentang cinta *yahh. menurut saya film cinta yang dikemas secara islami*.sama sekali  tidak ada membahas wanita eropa [baiklaa.. apapun kata mu mamah ku tersayang. akan ku resapi :D].

===o0o===

selesai membaca novel ‘ayat-ayat cinta’ yang ada dibenak saya adalah gilaa.. novelnya oke dehh. saya terkejut jika saja masih ada manusia jaman sekarang yang seperti fahri dan aisya [duhh maaf kalau saya salah mengeja kedua nama itu. lupa] terlepas dari novel ini fiktif atau nonfiktif.

efek itulah yang tidak saya dapatkan selesai menonton filmnya. bukan karena saya sudah mengetahui jalan ceritanya *karena saya membaca novel dahulu baru menonton filmnya*. justru jalan cerita di film berbeda dengan jalan cerita novelnya [yang seharusnya dapat membuat saya terkejut karena disuguhkan sesuatu yang berbeda]. saya merasa agak sedikit kecewa dengan filmnya karena tidak sesuai dengan harapan saya saat membaca novelnya. yang saya rasakan justru capee dehh saat menonton filmnya.

ini membuat saya bingung (bingung melulu deh saya dari tadi ;D) “kenapa filmnya sangat meledak *sampai pejabat-pejabat tinggi negara ini seolah berlomba untuk menonton film ini* di pasaran tetapi novelnya tidak. padahal *menurut saya* novelnya jauh lebih bagus daripada filmnya?” apakah karena budaya membaca memang belum mendarah daging di indonesia? atau karena yang populer pada jaman sekarang memang budaya instan *maunya serba cepat* sehingga orang-orang lebih memilih untuk menonton film daripada membaca buku? seberapa banyak sih penonton film ‘ayat-ayat cinta’ yang sudah membaca novelnya?

===o0o===

rianti memang cantik. tapi dia bukan aisya. ferdi apalagi. sama sekali bukan fahri. tapi mereka berdua cocok memerankan aisya dan fahri. jadi.. saya memang agak kurang puas dengan jalan cerita filmnya. apakah semua film adaptasi memang seperti ini?


*terlepas bahwa filmnya memang bagus. hanya saja nampaknya akan lebih bagus kalau jalan cerita film tidak berbeda dengan jalan cerita novel. yahh… hanya sebuah komentar dari seorang penikmat film🙂 ada yang mau menanggapi?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: