Archive | info RSS feed for this section

tutorial penambahan tautan pada postingan

18 Dec

Percaya deh, saya bukan tipe penulis tutorial di blog. Pernah suatu kali saya ingin memberikan tutorial (sekedar ide) untuk mensinkronisasi daftar kontak di handphone dengan menggunakan Google Sync (baca disini), eh malah jadi cerita ngalor ngidul pengalaman saya kehilangan daftar kontak. Istilahnya, ga bakat deh. Berbeda dengan teman saya yang isi blognya memang penuh dengan tutorial, kadang sangat membantu, kadang ajaib.

Bagi kamu yang sudah ngeblog lama, mungkin judul postingan saya kali ini terdengar konyol. Tapi, ternyata masih banyak blog yang belum mempraktekkannya. Sang blogger bukannya menautkan kata yang dimaksud dengan tautan yang diingin dituju menambahkan link pada kata yang dimaksud tapi malah menuliskan mentah-mentah tautan (baca: link) yang dimaksud. Seperti gambar di bawah ini:

Sumber Gambar: SCO

*

Jika kamu bersikeras untuk tidak melakukan penautan, maka kamu sebenarnya tidak memikirkan pembaca tulisan kamu. Tapi jika kamu melakukannya karena tidak tau bagaimana cara melakukannya, ini langkah-langkahnya:

1. Ketik kata yang dimaksud.

2. Block kata yang ingin ditautkan, pilih insert/add link pada dashboard penulisan.

Contoh gambar adalah pada blog wordpress. Jika kamu menggunakan blog dengan platform lain, silahkan cari icon yang sama pada dashboard penulisan blog kamu.

Jangan lupa memblock kata. Jika tidak diblock, icon insert/add link tidak akan aktif (seperti pada gambar di langkah 1)

3. Ketik alamat referensi yang ingin dituju. Judul tautan dapat dikosongkan saja. Centang pilihan jika ingin alamat referensi yang akan dituju terbuka di jendela baru (baca: new window) pada browser, atau kosongkan agar terbuka pada halaman baru (baca: new tab).

Jika sudah selesai, pilih Save Link.

5. Penautan selesai.

Jika pembaca memilih kata yang sudah ditautkan (pada gambar diatas: link), maka akan keluar halaman/jendela baru pada browser sesuai dengan alamat yang sudah direferensikan.

*

CARA LAIN melakukan penautan:

1. Ketik kata yang dimaksud.

Perhatikan icon pada dashboard penulisan saat Visual aktif.

2. Ubah body of message dari Visual ke HTML.

Setelah diubah, icon pada dashboard penulisan saat HTML aktif ikut berubah.

3. Tambahkan <a href=”"> sebelum kata yang ingin ditautkan, dan </a> setelah kata yang ingin ditautkan.

4. Ketik alamat referensi yang ingin dituju diantara dua tanda kutip.

5. Ubah kembali body of message menjadi Visual. Penautan selesai. Berikut adalah gambar yang akan muncul.

*

Semoga membantu :)

Bagaimana dengan yang kamu lakukan? Apakah kamu tau cara lain yang lebih cepat?

p.s.: terimakasih buat teman saya yang sudah memberikan ide tulisan ;)

Kisah Sukses Bersama Sangobion

27 Sep

Percaya deh, ini bukan postingan berbayar. Postingan ini dibuat atas dasar kepuasan pelanggan terhadap produk yang digunakan. Sudah sering kita mengumpat produsen saat apa yang kita dapat tidak sesuai dengan janji-janji manis mereka. Berarti tidak ada salahnya kan kita berterimakasih jika kita puas menggunakan produk mereka?

Kisah sukses ini berlangsung selama bulan ramadhan kemarin. Sudah beberapa kali saya ceritakan (untuk membaca cerita terakhir klik disini), bahwa haemoglobin darah saya turun naik seperti remaja labil, tidak stabil. Dan sayangnya, saya bukan tipe orang yang senang minum vitamin ataupun zat penambah darah.

Tapi saat ramadhan kemarin, terpaksa saya asupi dengan Sangobion. Karena terakhir kali cek darah beberapa hari sebelum puasa pertama (klik disini), haemoglobin saya hanya 10.4. Itu kadar oksigen terendah dalam darah saya yang pernah tercatat dalam sejarah *halah*.

Masih ingat betapa lemas dan pucatnya saya saat puasa tahun lalu karena kekurangan gizi tersebut (kalau menurut istilah ibu saya). Bahkan saat tidak puasa pun saya sering pusing karena terlalu sering begadang. Tapi.. saat puasa kemarin, saya tidak mengalangi hambatan yang berarti. Tanpa lemas, pusing, bahkan lapar yang berlebihan (kalau yang ini jujur saya bingung kenapa). Padahal begadang jalan terus, bahkan saya baru tidur setelah adzan subuh.

Sekarang ramadhan sudah berakhir dan saya sedang puasa syawal, sayangnya tanpa bantuan sangobion. Terpaksa saya putuskan hubungan karena saya tidak mau ketergantungan, walaupun saya tau tidak ada zat adiktifnya. Hari ini puasa syawal kedua setelah sebelumnya puasa ganti 7 hari dan saya sedikit merasa pusing. Nah loh.

Back-Up Handphone dengan Google Snyc

20 Sep

Pernahkah kamu kehilangan semua daftar kontak (Contact List – Eng.) di handphone kamu?

Saya pernah. Berdasarkan pengalaman saya, kehilangan semua daftar kontak di handphone itu hanya setingkat rasa kehilangan di bawah kehilangan handphone itu sendiri. Istilahnya, kehilangan seperempat nyawa :p

Saya masih ingat bagaimana senangnya saya saat memiliki handphone Symbian pertama saya, Nokia 5350 (kelas 1 SMA). Sejak saat itu, saya selalu menyimpan daftar kontak di memori telepon. Harap maklum, handphone pertama saya memori teleponnya sangat sedikit, dan sering kali memenuhi kelebihan memori. Jadi saya memilih untuk tidak menyimpan daftar kontak di memori telepon (untuk baca ceritanya klik disini).

Kebiasaan menyimpan daftar kontak di memori telepon berlanjut sampai dengan sekarang. Kalau ternyata kebetulan mendapat rezeki handphone baru, biasanya daftar kontak di memori telepon di pindahkan ke memori kartu, baru kemudian di simpan di memori telepon handphone yang baru. Saya yakin semuanya sudah fasih mengenai hal ini :)

Kebiasaan itu tidak berubah sejak saya memiliki handphone Nokia yang bisa di back-up data-datanya melalui Nokia PC Suite (saat itu Nokia 3660). Melalui software ini kita bisa menyimpan data-data handphone kita, seperti daftar kontak, kalender, pesan, gambar, musik, video, dan lainnya di komputer. Intinya, memori kontak di sim card saya selalu kosong.

Petaka datang selama setahun kemarin saat handphone Nokia N70 saya sering rusak. Semua data hilang, tidak terkecuali daftar kontak. Untungnya, saya sudah memback-up data-data tersebut di komputer. Malangnya, kerusakan handphone tersebut harus membuat saya mengganti handphone. Tidak punya uang, terpaksa beli handphone Ti-Phone E88 (downgrade).

Saat membeli handphone tersebut, saya sadar saya bertaruh sangat besar mengenai kualitas handphone tersebut. Dan ternyata.. memang tidak bisa diandalkan. Handphone keluaran China tersebut ternyata juga sering rusak, yang membuat saya terpaksan mengganti handphone lagi. Masih tidak punya uang, terpaksa beli handphone Nokia 3230 (another downgrade).

Transisi dari Nokia N70 – Ti-Phone E88 – Nokia 3230 praktis membuat saya tidak bernyawa. Karena.. saya tidak bisa mengupdate daftar kontak di handphone melalui kabel data. Harus dilakukan manual, ketik satu-satu. Apesnya, setelah hanya rajin memindahkan sebagian kontak ke Nokia 3230, laptop saya CRASH. teng tong.

Bodohnya, saat itu daftar kontak hasil pindahan melalui kabel data dari Nokia N70 ke komputer, masih tersimpan di default file transfer. Benar sekali, di drive C! Dan percaya atau tidak, beberapa minggu setelah itu, Nokia 3230 saya yang rusak, mati total. Benar-benar tidak bisa dihidupkan sama sekali. Haha. Sudah jatuh, tertimpa tangga, ketiban reruntuhan, ada bom, meledak.

Sejak saat itu, saya menyimpan daftar kontak saya di Google Server melalui Google Sync. Jadi, daftar kontak saya akan tetap tersimpan aman kalaupun handphone ataupun laptop saya rusak. Setiap ada daftar kontak baru, di-sync. Kalau butuh daftar kontak yang lama, juga tinggal di-sync saja.

Kalau handphone kamu Symbian S60 3rd edition, silahkan ikuti langkahnya disini jika ingin mencoba. Klik disini jika handphone kamu memiliki sistem operasi selain Symbian S60 3rd edition (Symbian lainnya, iPhone, Blackberry, Windows Mobile, dan lainnya).

Selamat mencoba!

(bahasa) Indonesia Mengalahkan (bahasa) Italia

13 Sep

Postingan ini merupakan perkembangan terbaru dari postingan saya sebelumnya pada kurang lebih satu setengah tahun yang lalu (untuk membaca selengkapnya klik disini).

Sumber Gambar: WordPress

Terjadi peningkatan pesat penggunaan bahasa Indonesia pada WordPress, yakni hanya sebesar 1.4% pada 18 bulan lalu menjadi 3.5% pada bulan ini. Dari bahasa ke-7 terbanyak, terpaut diantara bahasa Jerman dan bahasa Perancis, pada satu setengah tahun yang lalu menjadi bahasa ke-4 terbanyak, terpaut diantara bahasa Portugis dan bahasa Italia pada bulan ini. Sedangkan penggunaan bahasa Inggris, Spanyol, Portugis, dan Italia sendiri terjadi penurunan persentase dari 69% menjadi 66%, 10% menjadi 8.7%, 6.6% menjadi 6.5%, dan 2.4% menjadi 2% secara berturut-turut.

Apakah itu berarti terjadi peningkatan jumlah blogger Indonesia di WordPress? Yang berarti semakin banyak orang Indonesia yang semaking melek dunia tulis menulis? Atau terjadi peningkatan kesadaran blogger Indonesia untuk menggunakan blog berbahasa Indonesia?

Contoh blog WordPress berbahasa Indonesia adalah milik sepupu saya (untuk membaca klik disini). Sedangkan contoh blog WordPress berbahasa Inggris adalah blog ini, walaupun kadang-kadang saya menulis postingan dalam bahasa Indonesia seperti sekarang ini.

Mari kita lihat perkembangannya satu tahun lagi :) Doakan saja saya masih punya blog di WordPress, hehe. Aamin!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 33 other followers